
JAKARTA, KalderaNews.com – Komisi X DPR RI menerima audiensi dari mahasiswa magang yang termasuk dalam Program ‘Kampus Merdeka’ di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis, 21 September 2023.
Melalui audiensi dengan 83 mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia diharapkan dapat membuka wawasan para mahasiswa magang mengenai sektor pendidikan di Indonesia melalui kacamata Komisi X DPR.
Diketahui, periode Juli-Desember 2023, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui program Kampus Merdeka bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Legislatif (Pusbangkom SDM Legislatif) Setjen DPR menyelenggarakan ‘Magang di Rumah Rakyat DPR.’
BACA JUGA:
- Kemensetneg Buka Pendaftaran Magang bagi Mahasiswa S1 dan D3, Inilah Jadwal, Syarat, dan Cara Mendaftarnya
- Kiat Sukses Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) ala Kimberley Adonia Gunawan
- Kemendikbudristek dan 200 Mitra DUDI Teken Kerjasama Program Magang untuk 34.000 Mahasiswa
Program ini diikuti oleh 250 mahasiswa dari 95 universitas yang tersebar di Indonesia. Dimana, 85 mahasiswa tersebut ditempatkan magang di komisi- komisi yang menjadi bagian dari Alat Kelengkapan Dewan (AKD).
Adanya kesempatan ini, para mahasiswa yang magang di DPR diharapkan memperoleh pengetahuan, pengalaman, sekaligus pendampingan terkait sistem, mekanisme kerja, serta tugas dan fungsi DPR RI beserta pendukungnya.
Wakil Ketua Komisi X DPR Ri Abdul Fikri Faqih mengingatkan era disrupsi perlu dihadapi dengan bijaksana.
“Kita saat ini telah memasuki era disrupsi termasuk di sektor pendidikan. Apakah kita siap menghadapinya? Maka, perlu untuk mengasah hardskill dan softskill karena kini satu problematika yang kompleks harus diselesaikan dengan berbagai jenis pengetahuan,” ucap Fikri.
Ia sepakat jika sektor pendidikan ini perlu menerapkan nilai VUCA (Vision, Understanding, Clarity, dan Agility). Nilai ini, menurutnya, akan membantu menciptakan generasi bangsa yang tangguh dan sanggup beradaptasi menghadapi lingkungan yang fluktuatif, kompleks, dan penuh ketidakpastian.
Harus Mengasah Diri Tanpa Henti
Ia pun berharap program Kampus Merdeka dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bisa menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk mengkoneksikan pengetahuan yang diperoleh di kelas dengan realita industri dan masyarakat terkini. Baginya, kesempatan ini harus dimanfaatkan penuh oleh mahasiswa.
“Sekarang generasi muda tidak boleh gaptek (gagap teknologi) dan perlu cepat beradaptasi. Semua pengalaman dan pengetahuan dari berbagai bidang sekarang saling terkoneksi menghasilkan solusi yang komprehensif. Mahasiswa harus menunjukan dan mengasah diri tanpa henti,” tandasnya.
Diketahui, periode Juli-Desember 2023, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui program Kampus Merdeka bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Legislatif (Pusbangkom SDM Legislatif) Setjen DPR menyelenggarakan ‘Magang di Rumah Rakyat DPR.’
Program ini diikuti oleh 250 mahasiswa dari 95 universitas yang tersebar di Indonesia. Dimana, 85 mahasiswa tersebut ditempatkan magang di komisi- komisi yang menjadi bagian dari Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Adanya kesempatan ini, para mahasiswa yang magang di DPR diharapkan memperoleh pengetahuan, pengalaman, sekaligus pendampingan terkait sistem, mekanisme kerja, serta tugas dan fungsi DPR RI beserta pendukungnya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com


Leave a Reply