Simak, Inilah Tahapan Persiapan dan Komponen Biaya Beasiswa Indonesia Maju (BIM) 2023

Panduan Lengkap Beasiswa Indonesia Maju (BIM) Program Persiapan S1 Luar Negeri. (Dok.Puspresnas)
Panduan Lengkap Beasiswa Indonesia Maju (BIM) Program Persiapan S1 Luar Negeri. (Dok.Puspresnas)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Pendaftaran Beasiswa Indonesia Maju (BIM) 2023 telah dibuka. Inilah tahapan persiapan kuliah ke luar negeri dan cakupan biaya yang didapat.

BIM merupakan program beasiswa yang diberikan kepada peserta didik/lulusan yang berprestasi pada bidang akademik dan non-akademik.

Beasiswa Indonesia Maju 2023 terdiri atas program beasiswa bergelar (degree) dan beasiswa non gelar (non degree).

BACA JUGA:

Program beasiswa bergelar jenjang S1 dan S2 dilaksanakan oleh Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan, sedangkan program beasiswa non gelar, yaitu Program Persiapan S1 Luar Negeri, dilaksanakan oleh Pusat Prestasi Nasional.

Tujuan BIM Program Persiapan S1 Luar Negeri adalah mempersiapkan peserta didik berprestasi pada jenjang pendidikan menengah untuk memperoleh kesempatan pendidikan S1 di luar negeri.

BIM Program Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 diberikan kepada peserta didik kelas XI Semester 1 tahun ajaran 2023/2024 pada jenjang SMA/SMK/MA/sederajat yang berprestasi pada ajang olimpiade/lomba/kompetisi/festival pada bidang:

  1. Riset dan Inovasi
  2. Bidang Seni Budaya
  3. Bidang Olahraga

Jadwal pendaftaran

  • Pembukaan Pendaftaran: 10 Oktober 2023
  • Penutupan Pengajuan Kurasi untuk Pendaftaran: 27 Oktober 2023
  • Penutupan Pendaftaran: 6 November 2023
  • Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi dan Prestasi: 17 November 2023
  • Seleksi Substansi dan Wawancara: 6 November 2023
  • Pengumuman Hasil Seleksi Substansi dan Wawancara: November 2023
  • Mulai Tahap Pembinaan: Desember 2023

Tahapan BIM Program Persiapan S1 Luar Negeri

Tahapan BIM Program Persiapan S1 Luar Negeri dibagi menjadi dua tahap:

1.Tahap Pembinaan Program Persiapan Sarjana Luar Negeri

Pada tahapan ini, penerima beasiswa akan mendapatkan pembinaan untuk membantu persiapan penerima beasiswa mendaftar di Perguruan Tinggi luar negeri terbaik dunia.

Pembinaan yang akan diberikan mencakup:

Program Pengayaan Akademik (Academic Enrichment Programs)

  • Kursus Persiapan Tes TOEFL / IELTS/ Bahasa Asing Lainnya;
  • Kursus Persiapan Tes SAT / ACT;

Pengayaan Talenta Non-Akademik (Non-Academic Enrichment Programs).

Program Konseling Pendidikan Tinggi (College Counselling).

Pembinaan Penguatan Karakter Kebangsaan.

Pada akhir tahapan, penerima beasiswa akan mendaftarkan diri ke Perguruan Tinggi Luar Negeri (PTLN) Tujuan yang telah ditetapkan oleh panitia Beasiswa Indonesia Maju.

Pendaftaran dilakukan untuk periode penerimaan perkuliahan tahun akademik 2025/2026.

Penerima beasiswa tidak diperkenankan melakukan penundaan pendaftaran diri ke Perguruan Tinggi setelah menyelesaikan tahap pembinaan kecuali dengan alasan yang diperkenankan oleh Panitia Penerimaan Beasiswa Indonesia Maju Persiapan Program Sarjana Luar Negeri
Angkatan 4 (Reguler).

Nah, berikut ini komponen biaya yang ditanggung pada Tahap Pembinaan:

  1. Biaya Kursus Persiapan Tes SAT / ACT (2024)
  2. Biaya Tes SAT / ACT (2024)
  3. Biaya Kursus TOEFL iBT / IELTS dan sejenisnya (2024)
  4. Biaya Tes TOEFL iBT / IELTS dan sejenisnya (2024)
  5. Biaya Program Pengayaan Non-akademik (2023 – 2024)
  6. Biaya layanan college counselling (2024 – 2025)
  7. Biaya aplikasi / pendaftaran ke perguruan tinggi (2024 – 2025)
  8. Tahap Kuliah pada Perguruan Tinggi Luar Negeri

Peserta BIM Program Persiapan Sarjana Luar Negeri Angkatan 4 (Reguler) yang sedang dan/atau telah menyelesaikan tahap persiapan maupun pembinaan, diperkenankan mendaftarkan diri pada perguruan tinggi luar negeri terbaik dunia.

Bagi peserta BIM Program Persiapan Sarjana Luar Negeri Angkatan 4 (Reguler) yang telah memperoleh LoA (Letter of Acceptance) dari perguruan tinggi luar negeri akan mengikuti seleksi lanjutan untuk ditetapkan sebagai Calon Penerima Beasiswa yang selanjutnya direkomendasikan kepada Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) untuk ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa Sarjana Luar Negeri.

2.Tahap Kuliah pada Perguruan Tinggi Luar Negeri

Pada tahapan selanjutnya, Beasiswa Indonesia Maju akan diberikan dengan skema pendanaan penuh atau parsial untuk biaya pendidikan dan biaya penunjang pendidikan selama penerima
beasiswa menempuh studi Sarjana Luar Negeri dengan masa studi normal (maksimal 4 tahun).

Setelah menyelesaikan studi Sarjana Luar Negeri, Penerima Beasiswa wajib melaksanakan program pengabdian sesuai ketentuan BIM.

Berikut ini komponen biaya yang ditanggung pada Tahap Perkuliahan:

  • Biaya SPP / Tuition Fee (2025 – 2029)
  • Tunjangan Buku (2025 – 2029)
  • Biaya Skripsi (2029)
  • Transportasi (1x tiket keberangkatan di awal periode dan 1x tiket kepulangan di akhir periode) (2025 dan 2029)
  • Aplikasi Visa / Residence Permit (2025 – 2029)
  • Asuransi Kesehatan (2025 – 2029)
  • Biaya Hidup Bulanan (2025 – 2029)
  • Biaya Kedatangan (2025)
  • Biaya Keadaan Darurat (insidentil)

Sebagai catatan, pendanaan penuh atau parsial akan ditentukan berdasarkan kemampuan
finansial orang tua/wali Penerima Beasiswa. Partisipasi pembiayaan pendidikan Sarjana bersifat sukarela.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


1,327 views