
Guru honorer Mohammad Yasin diberhentikan dari SD Negeri 1 Ogotua setelah penampilannya saat mengajar viral di media sosial.
TOLI-TOLI, KalderaNews.com– Mohammad Yasin, guru honorer di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng), tidak lagi mengajar setelah penampilannya saat berdandan seperti perempuan ketika berada di sekolah menjadi perhatian publik.
Pemberhentian tersebut dilakukan setelah sekolah melakukan evaluasi secara internal. Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah Firmanza membenarkan bahwa Yasin telah diberhentikan dari SD Negeri 1 Ogotua.
Meski demikian, Firmanza menjelaskan bahwa keputusan mengenai status guru honorer tersebut berada di bawah kewenangan Dinas Pendidikan Kabupaten Tolitoli.
BACA JUGA:
- Viral Guru Pria Pakai Riasan Bibir Saat Mengajar, Tuai Kritik Warganet
- Sosok Yasin, Guru SD di Gorontalo yang Viral karena Riasan di Bibir
- Viral Maba UNP Jalan Jongkok, Kampus Bantah Perpeloncoan
“Itu memang kewenangan dari Dinas Pendidikan Kabupaten. Kami cuma mendapatkan informasi kalau guru tersebut sudah diberhentikan dari tugasnya sebagai guru honorer,” kata Firmanza.
Guru Yasin Akhirnya Resmi Diberhentikan
Keputusan penonaktifan Yasin tertuang dalam surat resmi SD Negeri 1 Ogotua Nomor 045.2/048/SDN1.OGOTUA/DISDIKBUD/IX/2026 yang diterbitkan pada 12 September 2026.
Surat tersebut menyebutkan bahwa pemberhentian dilakukan berdasarkan hasil evaluasi internal sekolah dengan mempertimbangkan norma dan etika yang berlaku di lingkungan pendidikan.
Pihak sekolah juga menyatakan keputusan itu diambil untuk menjaga kenyamanan serta kepentingan bersama seluruh warga sekolah.
Namun, surat tersebut tidak menjelaskan secara terperinci perilaku atau kejadian tertentu yang menjadi dasar evaluasi internal tersebut.
Video Yasin Berdandan Saat Mengajar Viral
Sebelum kabar pemberhentiannya muncul, Mohammad Yasin lebih dulu menjadi perhatian setelah video dirinya berdandan menyerupai perempuan ketika mengajar tersebar luas di media sosial.
Dalam sejumlah konten yang diunggahnya, Yasin memang kerap memperlihatkan aktivitas sehari-harinya sebagai guru, mulai dari perjalanan menuju sekolah hingga kegiatan mengajar di sekolah dasar.
Salah satu video yang kemudian viral memperlihatkan Yasin mengenakan seragam dinas berwarna cokelat yang identik dengan pakaian guru. Dalam video tersebut, wajah Yasin terlihat menggunakan riasan, termasuk pada bagian bibir.
Penampilannya itu kemudian menuai beragam komentar dari warganet. Yasin lantas memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permintaan maaf kepada berbagai pihak atas video yang dibuatnya.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengajarkan murid-muridnya untuk mengikuti penampilannya. Yasin kembali meminta maaf atas tindakannya tersebut.
Unggah Story Mencari Pekerjaan Baru
Kabar bahwa dirinya tidak lagi mengajar di sekolah juga terlihat dari unggahan Yasin di media sosial. Dalam Instagram Story, ia tampak mencari pekerjaan baru.
“Info Loker. Apa Pekerjaan yang Cocok Buat Saya.” tulisnya di Instagram story.
Yasin kemudian membagikan curhat mengenai kondisi yang tengah dihadapinya. Dalam unggahan lainnya, ia memanjatkan doa kepada Allah terkait nasib yang dialaminya saat ini.
Ia meminta keadilan apabila dirinya merasa diperlakukan tidak adil. Sebaliknya, Yasin juga memohon ampun apabila dirinya memang melakukan kesalahan.
“Ya Allah, Engkau mengetahui apa yang terjadi kepadaku. Engkau yang paling mengetahui diriku dan isi hatiku. Jika aku dizalimi, berikanlah aku keadilan. Jika aku salah, ampuni dan perbaikilah aku. Aku serahkan urusanku kepada-Mu.” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnyadi Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply