Kemenag Bakal Bangun 4 SMA Katolik Negeri di Sumatera Utara dan NTT

Siswa SMA Katolik. (dok.kemenag)
Siswa SMA Katolik. (dok.kemenag)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Dirjen Bimbingan Masyarakat Katolik Kemenag bakal membangun 4 Sekolah Menengah Agama Katolik atau SMA Katolik Negeri di dua provinsi.

Pembangunan ini direncanakan dalam dua tahun, 2024 hingga 2025. Demikian dikatakan Direktur Pendidikan Katolik Kemenag, Salman Habeahan di Jakarta.

Salman mengatakan, saat ini Dirjen Bimas Katolik, Suparman telah berkoordinasi dengan Pemda Nias dan Nagekeo terkait pembangunan sekolah ini.

BACA JUGA:

Lahan sudah tersedia

“Semua sudah berjalan baik. Pemda Nagekeo dan Pemda Nias telah menyiapkan 10 hektar lahan untuk pembangunan SMA Katolik Negeri,” katanya.

Sementara, Dirjen Suparman turun sendiri ke lokasi untuk memastikan semua bisa terlaksana sesuai rencana.

“Akan ada dua SMA Katolik yang dari awal langsung berstatus negeri di wilayah Nias, Provinsi Sumatera Utara dan Nagekeo di NTT,” papar Salman.

Selain itu, Ditjen Bimas Katolik juga sedang berupaya penegerian dua SMAK swasta. Keduanya ada di Provinsi NTT, yaitu SMAK Solor di Kabupaten Flores Timur dan SMAK Tambolaka di Sumba Barat Daya.

“Jadi, total akan ada empat SMA Katolik di periode 2024 hingga 2025 dengan status negeri,” imbuhnya.

Gagasan Gus Men

Keberadaan SMA Katolik negeri ini dinilai akan sangat membantu masyarakat Katolik yang memiliki keterbatasan biaya atau kemampuan ekonomi. Proses penegerian juga bakal membantu yayasan yang mengalami kesulitan membiayai operasional sekolah.

“Jadi perintah Gus Men untuk mendirikan SMA Katolik Negeri adalah solusi yang tepat. Artinya dari awal langsung negeri, ini sangat baik dan sangat membantu masyarakat Katolik,” ujar Salman.

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas meminta Dirjen Bimas Katolik untuk mengupayakan berdirinya Sekolah Menengah Katolik Negeri sebagai satuan pendidikan keagamaan Katolik yang dimiliki pemerintah.

Gagasan tersebut disampaikan Menag Yaqut saat peluncuran Program Prioritas Menteri Agama Bagi Masyarakat Katolik di Daerah 3T di Gedung Konferensi Waligereja Indonesia, Jakarta, 16 Mei 2024.

Menag Yaqut mengatakan, pendirian Sekolah Menengah Katolik Negeri adalah bagian dari kontribusi negara sekaligus pertanda bahwa negara terlibat dalam pendidikan keagamaan, terutama bagi umat Katolik.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnyadi Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


902 views