
BANJARNEGARA, KalderaNews.com – Novi, vokalis band Sukatani, saat ini menjadi sorotan setelah sebelumnya dipecat dari posisi sebagai guru di SDIT Mutiara Hati Banjarnegara.
Polemik ini justru membawa berbagai tawaran kepada sang vokalis, termasuk menjadi staf ahli Ahmad Dhani di DPR, duta Polri, atau kembali ke dunia pendidikan.
Kontroversi bermula setelah lagu “Bayar Bayar Bayar” milik Sukatani viral di media sosial. Lagu ini mengkritik praktik pungutan liar oleh oknum kepolisian, yang kemudian memicu berbagai reaksi.
BACA JUGA:
- Vokalis Sukatani Dipecat dari Profesi Guru, Terkait Lagu Bayar Bayar Bayar?
- Novi “Twister Angel” Vokalis Band Sukatani, Ternyata Berprofesi Guru, Tapi Ada Indikasi Sudah Dipecat?
- Seruan Indonesia Gelap Digelar di Berbagai Wilayah Indonesia, Apa Saja yang Dituntut oleh Para Mahasiswa
Akibatnya, dua personel band, termasuk Novi, harus menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada Polri.
Namun, permintaan maaf yang dilakukan oleh band Sukatani itu justru menimbulkan simpati dari publik. Bahkan, lagu tersebut semakin banyak diputar dalam berbagai aksi unjuk rasa, bahkan dianggap sebagai simbol perlawanan terhadap pungutan liar.
Menariknya, usai viral dan bahkan dipecat dari profesinya sebagai guru SD, sang vokalis malah mendapat banyak tawaran pekerjaan.
Vokalis Sukatani dapat tawaran jadi staf ahli di DPR, duta Polri dan guru lagi
Musisi sekaligus anggota DPR RI Komisi X, Ahmad Dhani, menyatakan siap merekrut Novi sebagai staf ahli atau asisten pribadinya. Tawaran ini datang sebagai bentuk dukungan atas kontroversi yang dihadapi vokalis Sukatani.
“Jika dia tidak dipekerjakan lagi, saya bersedia menerima sebagai pegawai saya. Tentu gajinya lebih besar daripada guru di Purbalingga,” ujar Ahmad Dhani pada Kamis, 27 Februari 2025.
Selain mendapat tawaran dari Ahmad Dhani, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga membuka peluang bagi Sukatani untuk berkontribusi dalam reformasi kepolisian.
“Nanti kalau Band Sukatani berkenan, akan kami jadikan juri atau band duta untuk Polri,” ujar Jenderal Sigit.
Ajakan kepada band Sukatani ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk melakukan perbaikan institusi serta mencegah perilaku menyimpang di kalangan personel kepolisian.
Selain itu, Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif, menyampaikan dukungan kepada Novi dan membuka kesempatan untuk ia kembali ke dunia pendidikan.
“Kami siap menerima Novi sebagai guru di Purbalingga, jika ia ingin melanjutkan kariernya dalam dunia pendidikan,” ujar Bupati Purbalingga.
Pernyataan ini menjadi angin segar bagi Novi yang sebelumnya menghadapi ketidakpastian setelah dipecat dari SDIT Mutiara Hati Banjarnegara.
Dari semua tawaran pekerjaan yang ada untuk sang vokalis Sukatani, manakah yang sekiranya akan ia ambil?
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply