
JAKARTA, KalderaNews.com – Pada Rabu, 11 Juni 2025 SD Tarakanita 3 menyelenggarakan kegiatan “Alumni Mengajar” yang berfokus pada pengembangan ketrampilan proteksi diri dari kejahatan.
Kegiatan diikuti oleh seluruh peserta didik SD Tarakanita 3 dari kelas 1 hingga 5. Selaku pembicara, hadir Wibisono, seorang alumni Tarakanita yang memiliki keahlian di dunia silat dan juga merupakan pengajar ekstrakurikuler silat di SD Tarakanita 3.
Acara ini secara langsung merefleksikan salah satu nilai Tarakanita Competence yaitu menerapkan pengetahuan dan kemampuan di dalam kehidupan nyata.
BACA JUGA:
- Sekolah Tarakanita Blok Pluit Tutup Tahun Ajaran 2024/2025
- SMA Tarakanita 2 Jakarta Berbagi Kasih Wujudkan Nilai Bela Rasa dan Kepedulian di LPKA
- SMA Tarakanita 2 Jakarta “Munggah Molo” Pembangunan Gedung Sekolah
Kegiatan “Alumni Mengajar” ini membekali peserta didik dengan pemahaman dan keterampilan praktis dalam melindungi diri dari kejahatan.
Materi yang disampaikan alumni meliputi pengenalan cara memproteksi diri, bagaimana membedakan perlakuan jahat, serta mengajarkan gerakan silat sederhana seperti tendangan, tangkisan, dan sikap siaga.
Penting ditekankan bahwa gerakan-gerakan ini dirancang untuk dapat dilakukan sedini mungkin tanpa memerlukan senjata tajam. Pemateri dari alumni, Wibisono dalam pembekalan ini, menanamkan etika bahwa seni bela diri hanya untuk pembelaan diri, bukan untuk disalahgunakan.
Ia menegaskan kegiatan ini bertujuan untuk membekali anak-anak dengan pemahaman dasar tentang cara melindungi diri dari potensi bahaya, serta kemampuan untuk membedakan perlakuan yang tidak menyenangkan atau bahkan mengancam.
Melalui sesi interaktif yang dipimpin oleh Wibisono, para peserta didik diajarkan gerakan-gerakan silat sederhana yang mampu dilakukan sedini mungkin, seperti tendangan, tangkisan, dan sikap siaga dalam segala situasi dan kondisi.
Penekanan diberikan pada gerakan yang tidak memerlukan senjata tajam sebagai perlindungan melainkan benda-benda sederhana yang ternyata bisa menjadi senjata seperti kipas tangan dan pulpen.
Anak-anak sangat antusias dengan kegiatan Alumni Mengajar ini, terutama dengan topik yang relevan seperti proteksi diri. Terlihat minat anak-anak yang dengan sukarela maju untuk mempraktikkan gerakan-gerakan sederhana bersama Bapak Wibi.
Wibisono dengan latar belakangnya di dunia silat menyampaikan materi dengan cara yang mudah dicerna dan menarik bagi anak-anak.
Ia menekankan bahwa seni bela diri hanya untuk pembelaan diri saja, dan tidak boleh disalahgunakan untuk mengancam teman atau melakukan tindak kekerasan lainnya.
Pesan ini penting untuk menanamkan nilai-nilai positif dalam penggunaan keterampilan bela diri.
Acara ini merupakan bagian dari komitmen SD Tarakanita 3 untuk tidak hanya memberikan pendidikan akademis, tetapi juga mengembangkan karakter dan keterampilan hidup yang esensial bagi peserta didik.
Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan di masa mendatang untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan dan kemampuan yang relevan dalam menghadapi tantangan di kehidupan sehari-hari. (Penulis: Stefani Stella Monica)
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply