TK Sint Carolus Tarakanita Bengkulu Field Trip ke Rumah Pengasingan Bung Karno

TK Sint Carolus Tarakanita Bengkulu bersiap mengikuti kegiatan field trip ke Rumah Pengasingan Bung Karno
TK Sint Carolus Tarakanita Bengkulu field trip ke Rumah Pengasingan Bung Karno (KalderaNews/
Sharing for Empowerment

BENGKULU, KalderaNews.com – Suasana ceria tampak sejak pagi hari ketika anak-anak TK Sint Carolus Tarakanita Bengkulu bersiap mengikuti kegiatan field trip ke Rumah Pengasingan Bung Karno, salah satu situs bersejarah yang terletak di pusat Kota Bengkulu.

Dengan wajah penuh semangat, sebanyak 72 anak berangkat bersama guru pendamping menuju lokasi yang sarat nilai perjuangan tersebut. Kegiatan ini terbagi dalam empat kelompok, masing-masing terdiri dari dua kelompok TK-A dan dua kelompok TK-B.

Setibanya di lokasi, anak-anak diarahkan masuk secara bergantian. Mereka menelusuri setiap bagian rumah, mulai dari ruang tamu, kamar tidur, hingga melihat langsung benda-benda peninggalan Bung Karno yang masih terawat.

BACA JUGA:

Para guru pendamping menjelaskan dengan bahasa sederhana tentang sejarah masa pengasingan Bung Karno di Bengkulu pada tahun 1938–1942.

“Bung Karno dulu tinggal di sini saat diasingkan oleh Belanda. Di rumah inilah beliau tetap berjuang, menulis, dan menyusun banyak gagasan untuk kemerdekaan Indonesia,” jelas salah satu guru sambil menunjukkan ruangan yang pernah digunakan Soekarno.

Anak-anak terlihat penuh perhatian. Beberapa bahkan tak ragu mengangkat tangan untuk bertanya tentang benda-benda yang mereka lihat. Keceriaan ini menambah suasana belajar menjadi menyenangkan sekaligus bermakna.

Setelah berkeliling, anak-anak berkumpul di halaman untuk beristirahat dan makan bersama. Momen kebersamaan ini semakin mempererat relasi antar siswa dan guru. Seusai makan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi refleksi.

Guru meminta setiap kelompok menceritakan kembali apa yang mereka temukan dan pelajari dari kunjungan tersebut. Dengan semangat, anak-anak bergantian menyampaikan kesan mereka, mulai dari rasa kagum melihat rumah Bung Karno, penasaran dengan barang-barang peninggalan, hingga bangga mengenal sosok Proklamator sejak dini.

“Field trip kali ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, menanamkan nilai karakter dengan cara menghargai jasa pahlawan, serta melatih disiplin selama kunjungan sesuai dengan nilai Tarakanita Celebration dan Kedisiplinan,” ujar ibu Selly, salah satu guru yang mendampingi langsung kegiatan ini.

Lebih dari sekadar kunjungan wisata, field trip ini menjadi pengalaman belajar kontekstual yang penting bagi anak-anak. Mereka tidak hanya mengenal sosok Bung Karno sebagai Presiden pertama Republik Indonesia, tetapi juga mulai memahami arti perjuangan dan pengorbanan bagi bangsa.

Sejak usia dini, mereka diajak menyerap nilai sejarah dan menumbuhkan kebanggaan sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Rumah Pengasingan Bung Karno sendiri merupakan salah satu situs bersejarah penting di Bengkulu.

Di tempat inilah Soekarno menjalani masa pengasingan dari Belanda sebelum akhirnya kembali ke Jawa. Situs ini kini dirawat sebagai warisan sejarah agar generasi muda dapat belajar dan mengenang jejak perjuangan sang Proklamator.

Melalui kegiatan ini, TK Sint Carolus Bengkulu berharap anak-anak tidak hanya mendapat pengalaman berkesan, tetapi juga belajar menumbuhkan rasa cinta tanah air, menghargai jasa para pahlawan, serta membangun kebiasaan disiplin dalam setiap kegiatan.

Field trip ini menjadi wujud nyata pendidikan yang tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi juga merangkul pengalaman nyata yang sarat makna. (Penulis: Cici Lestisia Nainggolan, M.Pd., Guru TK Sint Carolus Tarakanita Bengkulu)

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*