BUMIAYU,KalderaNews.com- Media sosial tengah diramaikan dengan beredarnya video aksi demo yang dilakukan oleh sejumlah siswa-siswi SMP Negeri 1 Bumiayu, Brebes.
Video yang pertama kali diunggah akun Instagram @insta_bumiayu itu kini viral di berbagai platform, termasuk TikTok, dan menuai beragam komentar dari warganet.
Dalam rekaman video tersebut terlihat para pelajar berkumpul di halaman sekolah sambil menyuarakan aspirasi mereka. Diketahui para siswa protes mengenai adanya unsur pungutan liar (pungli) yang marak di sekolah dan mereka meminta Bu Ina selaku kepala sekolah mengundurkan diri.
BACA JUGA:
- Miris! Atap Gedung SD di Lumajang Roboh Saat Jam Sekolah Masih Berlangsung
- Siswa Terdampak Gempa Bandung, Sekolah di Tenda Darurat
- Kadis DKI Jakarta Akhirnya Angkat Bicara Soal Robohnya Bangunan SMA Negeri 96 Jakarta
Meski belum diketahui secara pasti apa saja yang menjadi tuntutan utama dari aksi tersebut, banyak netizen menilai keberanian para siswa patut diapresiasi. Mereka dianggap berani menyuarakan pendapat di lingkungan sekolah dengan cara damai.
Warganet apresiasi aksi siswa SMP Negeri 1 Bumiayu yang beranu demo
Kolom komentar pun langsung dipenuhi berbagai reaksi positif dari warganet. Akun @pandddududu_ menulis,
“Kerenn adik adik ini berani bersuara🔥”,
Sementara akun @zabil_13 yang mengaku alumni sekolah tersebut menambahkan,
“Sebagai alumni,, asli keren, brani apresiasikan suaranya. Mungkin belum se pro MAHA, tp ini udah mental bagus. Semangat belajar adek²🔥🔥”.
Banyak juga yang berharap pihak sekolah bisa mendengarkan suara para siswa dengan bijak. Akun @arjunesia menulis,
“salut buat adek2 yg berani speak up gni 🙌 smoga bs finish bareng dg slalu mnjunjung tinggi tranparasi… smoga kepsek & pihak terkait bisa mndengarkan jg merespon dg bijak.. RESPECT bnget buat yg udah berani nyuarain pndapat 🔥🔥🔥”.
Namun, di tengah euforia dukungan, ada pula komentar yang menyinggung dugaan adanya masalah di sekolah. Akun @razyraz_ menulis,
“Dulu aku nyaranin adeku sekolah di situ biar dapet pendidikan yang lebih baik. Tapi ternyata dari semenjak masuk punglinya parah isinya iuran terus padahal negeri aku yang smpnya di swasta aja ngga banyak iuran. bahkan setiap ada kegiatan apapun juga harus bayar. Semoga segera dibenahi, biar sekolahnya bisa balik fokus ke kualitas pendidikan, bukan pungutan.”
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan setempat mengenai aksi tersebut. Namun, video ini terus menyebar luas di media sosial dan menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan warganet.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply