Avrist Gandeng Muamalat Luncurkan Reksa Dana Syariah Avrist Sukuk Berkah 9 dengan Imbal Hasil 6%

Investor Syariah
Investor Syariah (EduFulus/Ist)
Sharing for Empowerment

The Path To Financial Freedom, EduFulus – PT Avrist Asset Management (Avrist AM) resmi memperkuat lini instrumen investasi syariahnya dengan meluncurkan Reksa Dana Syariah Avrist Sukuk Berkah 9.

Produk ini merupakan reksa dana syariah terproteksi yang dirancang khusus untuk investor dengan profil risiko konservatif hingga moderat, yang menginginkan kepastian arus kas di tengah volatilitas pasar.

Dalam peluncuran yang berlangsung pada Kamis (18/12/2025), Avrist AM menggandeng PT Bank Muamalat Indonesia Tbk yang bertindak sebagai bank kustodian sekaligus kanal distribusi utama melalui aplikasi digital.

SIMAK JUGA: ETF Emas Syariah Nongol Awal 2026, Booster Pasar Modal Syariah

Presiden Direktur Avrist Asset Management, Cholis Baidowi, menjelaskan bahwa keunggulan utama produk ini terletak pada indikasi imbal hasilnya yang kompetitif serta mekanisme proteksi modal.

  • Indikasi Imbal Hasil: Sebesar 6% nett per tahun.
  • Distribusi Hasil: Pembagian keuntungan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan langsung ke rekening investor.
  • Tenor Investasi: Berjangka menengah dengan durasi tiga tahun.
  • Proteksi: Mekanisme proteksi pokok investasi berlaku hingga jatuh tempo.

Struktur Portofolio dan Aset Dasar

Untuk menjaga stabilitas performa, Avrist AM menerapkan strategi alokasi aset yang ketat pada instrumen berbasis syariah:

  • 70% – 100%: Dialokasikan pada Sukuk Korporasi.
  • 0% – 30%: Dialokasikan pada instrumen pasar uang dan/atau deposito syariah.
  • Underlying Utama: Produk ini menggunakan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II OKI Pulp and Paper Mills Tahap III Tahun 2025 sebagai aset dasar utama yang menjamin proteksi pokok investor.

Kerja sama ini memanfaatkan keunggulan teknologi melalui aplikasi mobile banking Bank Muamalat, M-DIN, yang telah terintegrasi dengan Gerai Reksa Dana Syariah hasil kolaborasi bersama agen penjual FUNDtastic.

Langkah ini diharapkan mempermudah akses investor ritel untuk masuk ke produk terproteksi yang biasanya memiliki keterbatasan akses.

Direktur Utama Bank Muamalat, Imam Teguh Saptono, menyambut baik sinergi ini mengingat terbatasnya jumlah bank kustodian syariah di Indonesia saat permintaan efek syariah terus melonjak.

Sebagai informasi tambahan, hingga Desember 2025, Avrist Asset Management tercatat mengelola dana (Asset Under Management/AUM) mencapai sekitar Rp4 triliun, mempertegas posisinya sebagai salah satu manajer investasi terpercaya di tanah air.

SIMAK JUGA: Jumlah Investor RI Gaspol Tembus 19,5 Juta, Saham Syariah Glow Up Jadi 207 Ribu

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama di kanal EduFulus, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*