BEKASI, KalderaNews.com – Publik Kabupaten Bekasi dikejutkan dengan kabar Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (18/12/2025).
Nama Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, menjadi pusat perhatian setelah dirinya terjaring dalam operasi senyap tersebut bersama sembilan orang lainnya.
Penangkapan ini menjadi pukulan telak bagi kepemimpinan di Kabupaten Bekasi, mengingat Ade Kuswara merupakan pemimpin muda yang baru menjabat selama beberapa bulan. Berikut adalah sosok dan profil lengkap perjalanan pendidikan serta karier Ade Kuswara Kunang.
BACA JUGA:
- Inilah Profil Pendidikan Tersangka Wakil Wali Kota Bandung Erwin, Suka Main Mata Meminta dan Mengatur Proyek di Sejumlah SKPD
- Profil Pendidikan Sosok Kontroversial Endipat Wijaya, Anggota DPR yang Singgung Donasi Korban Bencana
- Profil Pendidikan Mirwan MS, Bupati Aceh Selatan yang Viral Pergi Umrah di Tengah Bencana Banjir
KPK menangkap Ade Kuswara dalam operasi yang berlangsung di wilayah Bekasi. Selain bupati, tim satgas KPK juga mengamankan sejumlah orang lainnya, termasuk pejabat di lingkungan Pemkab Bekasi dan pihak swasta. OTT ini diduga kuat berkaitan dengan praktik suap atau korupsi proyek pembangunan di wilayah tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, status Ade Kuswara Kunang masih sebagai terperiksa, dan KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum selanjutnya. Penangkapan ini menambah panjang daftar pejabat di Bekasi yang terjerat kasus korupsi, sekaligus menjadi ujian berat bagi partai pengusungnya.
Sekira sebulan sebelum penangkapan, Bupati Ade Kuswara Kunang sempat menegaskan komitmennya untuk membangun pemerintahan yang bersih dalam rapat koordinasi bersama Tim KPK di Cikarang Pusat.
Ia menekankan kepada seluruh aparatur pemerintahannya agar bebas korupsi yaitu menjamin pemerintahan Kabupaten Bekasi bersih dari praktik suap dan korupsi dan jaga keuangan negara dengan meminta seluruh bawahannya tidak melakukan tindakan yang merugikan keuangan negara.
Pernyataan ini kini menjadi sorotan tajam karena dinilai kontradiktif dengan kenyataan bahwa dirinya justru terjaring operasi tangkap tangan oleh lembaga yang baru saja ia beri komitmen tersebut.
Baru 10 Bulan Memimpin
Ade Kuswara Kunang lahir di Bekasi pada 15 Agustus 1993. Di usianya yang baru menginjak 32 tahun, ia tercatat sebagai salah satu bupati termuda di Indonesia. Ia merupakan politikus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).
Perjalanan karier eksekutifnya terbilang sangat baru. Ade resmi menjabat sebagai Bupati Bekasi untuk masa jabatan 2025–2030 setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada 20 Februari 2025. Namun, baru berjalan sekitar 10 bulan memimpin, ia kini harus berhadapan dengan masalah hukum di KPK.
Ade Kuswara Kunang merupakan putra daerah yang menempuh seluruh jenjang pendidikan dasar hingga menengah di wilayah Cikarang Selatan, Bekasi. Berikut riwayat pendidikannya:
- SD Negeri Sukadami 03 (2000–2006).
- SMP Negeri 1 Cikarang Selatan (2006–2009).
- SMA Negeri 1 Cikarang Selatan (2009–2012).
- Universitas Presiden (President University): Setelah lulus SMA, ia melanjutkan pendidikan sarjana di universitas internasional yang berlokasi di Cikarang tersebut dan berhasil meraih gelar Sarjana Hukum (SH) pada tahun 2016.
Rekam Jejak Karier Politik dan Kekayaan Fantastis
Sebelum menduduki kursi orang nomor satu di Kabupaten Bekasi, Ade sudah lebih dulu berkecimpung di dunia legislatif. Kekuatan basis massanya terbukti dengan keberhasilannya terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi selama dua periode berturut-turut:
- Periode 2019–2024.
- Periode 2024–2029 (sebelum akhirnya maju dan terpilih menjadi Bupati).
Berikut adalah ringkasan harta kekayaan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, berdasarkan LHKPN per Agustus 2025:
- Total kekayaan Ade Kuswara Kunang tercatat sebesar Rp79,16 miliar, dengan rincian aset sebagai berikut:
- Tanah dan Bangunan: Menjadi aset terbesar dengan nilai mencapai Rp76,25 miliar.
- Alat Transportasi: Senilai Rp2,45 miliar, yang mencakup koleksi kendaraan mewah seperti Mitsubishi Pajero, Jeep Wrangler, hingga Ford Mustang.
Harta Lainnya: Harta bergerak senilai Rp43,09 juta serta kas dan setara kas sebesar Rp147,95 juta.
Angka fantastis ini kini menjadi sorotan publik menyusul penyegelan ruang kerjanya oleh penyidik KPK dalam operasi tangkap tangan tersebut.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply