
MAKASSAR, KalderaNews.com – Karier Amal Said (AS), seorang dosen UIM berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) akhirnya dpecat secara tidak hormat!
Keputusan tegas ini diumumkan langsung oleh Rektor UIM, Muammar Bakry, dalam konferensi pers yang digelar pada Senin, 29 Desember 2025.
Pihak universitas menilai tindakan AS telah mencoreng institusi pendidikan dan melanggar kode etik berat.
BACA JUGA:
- Dosen UIM yang Viral Ludahi Kasir Swalayan Bela Diri: Itu Reaksi Manusiawi karena Emosi
- Parah! Ditegur Soal Antrean, Oknum Dosen di Makassar Malah Ludahi Kasir, Videonya Viral di Media Sosial
“Kami memberhentikan yang bersangkutan sebagai dosen UIM dan mengembalikannya ke LLDikti Wilayah IX sebagai dosen negeri,” tegas Muammar Bakry.
Aksi dosen ludahi kasir
Insiden ini terjadi di sebuah swalayan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, pada Rabu, 24 Desember 2024.
Berdasarkan pengakuan korban berinisial N, pelaku yang saat itu membawa keranjang belanjaan tampak tidak sabar dan mencoba memotong antrean di depan kasir.
Saat ditegur dengan sopan oleh N agar bersedia mengantre seperti pembeli lainnya, AS justru meledak amarahnya.
Tidak hanya melemparkan keranjang belanjaan, pria paruh baya ini nekat meludahi wajah, jilbab, hingga baju sang kasir.
Kampus tak beri ampun
Pihak UIM pun menyatakan bahwa tindakan AS sangat bertentangan dengan nilai-nilai rahmatan lil alamin dan kearifan lokal yang selama ini dijunjung tinggi oleh kampus.
Hasil pemeriksaan Komisi Disiplin UIM menyimpulkan bahwa perilaku tersebut adalah bentuk pelecehan yang tidak bisa ditoleransi.
“Tindakannya sangat tidak etis dan jauh dari nilai kemanusiaan. Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada korban atas kelakuan oknum dosen kami,” tambah Muammar.
Kini, AS tidak lagi diperbolehkan mengajar di UIM dan statusnya sebagai ASN akan diproses lebih lanjut oleh LLDikti Wilayah IX.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply