Viral di Media Sosial! Diduga Berperilaku Menyimpang, Oknum Guru SMA Digerebek Warga di Toilet Masjid

Tangkapan layar video penggrebekan oknum guru SMA di Padang (KalderaNews/Tangkapan layar Tiktok)
Sharing for Empowerment

PADANG, KalderaNews.com- Seorang oknum guru SMA berjenis kelamin pria di Kota Padang, Sumatera Barat, diamankan warga setelah kepergok berada berdua dengan seorang pria muda di toilet sebuah masjid.

Keduanya diduga melakukan tindakan yang dinilai tidak pantas. Rekaman video saat penggerebekan tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu perhatian publik.

Dalam rekaman video tersebut, terlihat sejumlah warga bersama aparat kepolisian mendatangi dan menggedor pintu toilet di salah satu masjid yang berlokasi di kawasan Bungus Teluk Kabung, Padang.

BACA JUGA:

Tak berselang lama, seorang pria paruh baya keluar dari dalam toilet sambil merapikan celananya. Pria tersebut tampak mengenakan seragam dinas lengkap.

Setelah itu, seorang pria yang lebih muda juga keluar dari lokasi yang sama tanpa mengenakan pakaian bagian atas.

Diduga Menyimpang, Warga Gerebek Oknum Guru di Toilet Masjid

Dalam video yang beredar, disebutkan bahwa kedua pria tersebut telah lama dicurigai oleh warga dan pengurus masjid setempat karena menunjukkan perilaku yang dianggap mencurigakan. Dugaan tersebut akhirnya mendorong warga melakukan penggerebekan.

Keduanya kemudian diamankan oleh warga bersama aparat kepolisian dan selanjutnya diserahkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk penanganan lebih lanjut.

“Kami mendapat laporan bahwa telah terjadi penggerebekan yang dilakukan oleh warga dan terhadap dua pria yang melakukan perilaku tidak wajar di dalam toilet masjid itu telah kita amankan tadi di Polsek Bungus Teluk Kabung” ujar Kepala Satpol PP Padang Chandra Eka Putra kepada wartawan.

Chandra menjelaskan, dua pria yang diamankan masing-masing berinisial SR (58) dan LO (18). Diketahui, SR merupakan seorang guru di salah satu SMA negeri di wilayah Bungus Teluk Kabung.

“Keduanya sudah kita amankan untuk dilakukan pemeriksaan oleh PPNS, untuk sanksi belum dapat kita pastikan, karna yang bersangkutan masih dalam proses penyidikan, Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Dinas Sosial, untuk pembinaan lebih lanjut,” tambah Chandra.

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya pengurus masjid dan tokoh setempat di wilayah Bungus, agar terus berperan aktif menjaga ketertiban dan mencegah terjadinya pelanggaran norma di lingkungan sekitar.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnyadi Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*