Profil Veronika Lake, Anggota DPRD TTU yang Terseret Kasus Dokter Icha

Veronika Lake, Anggota DPRD TTU yang Jadi Sorotan dalam Kasus Dokter Icha (Kalderanews.com/Ist)
Veronika Lake, Anggota DPRD TTU yang Jadi Sorotan dalam Kasus Dokter Icha (Kalderanews.com/Ist)
Sharing for Empowerment

Profil Veronika Lake, anggota DPRD TTU dari PDIP yang menjadi sorotan usai kasus dugaan intimidasi terhadap Dokter Icha.

NTT, KalderaNews.com– Nama Veronika Lake menjadi perhatian publik setelah dikaitkan dengan kasus dugaan intimidasi terhadap dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau Dokter Icha.

Belakangan, Veronika memberikan klarifikasi dan membantah telah melakukan tindakan intimidasi. Ia menegaskan bahwa kehadirannya di rumah sakit semata-mata untuk mempertanyakan standar pelayanan yang diberikan kepada pasien.

Lantas, siapa sebenarnya Veronika Lake?

BACA JUGA:

Profil Veronika Lake

Veronika Lake merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Namanya mulai menjadi sorotan setelah terseret dalam polemik dugaan intimidasi terhadap Dokter Icha yang bertugas di Rumah Sakit Leona Kefamenanu.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada 13 Juni 2026 ketika Veronika bersama dua anggota DPRD TTU lainnya mendatangi Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona.

Menurut penjelasannya, kedatangannya saat itu bertujuan menjenguk seorang kerabat yang tengah menjalani perawatan akibat gigitan ular.

Saat tiba di lokasi, ia mengaku telah terjadi perdebatan antara rekan-rekannya dengan tenaga medis terkait permintaan penanganan yang disebut belum tersedia atau belum direkomendasikan.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, Veronika sempat mengucapkan kalimat “panggil wartawan saja”. Ia kemudian menjelaskan bahwa ucapan tersebut terlontar karena dirinya merasa berada dalam situasi yang penuh tekanan.

Veronika juga membantah tudingan melakukan intimidasi dan menyatakan bahwa dirinya hanya ingin meminta penjelasan mengenai standar pelayanan rumah sakit.

Usai insiden tersebut, Dokter Icha diduga mengalami tekanan psikologis. Dokter Icha kemudian ditemukan meninggal dunia di kediamannya di Kupang pada 26 Juni 2026.

Karier politik Veronika Lake

Veronika Lake, S.ST., M.M. merupakan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara periode 2024–2029.

Pada Pemilu Legislatif 2024, ia terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) V yang meliputi Kecamatan Miomaffo Barat, Miomaffo Tengah, Musi, Mutis, Noemuti, dan Noemuti Timur.

Berdasarkan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU), Veronika memperoleh 1.618 suara pribadi. Perolehan tersebut mengantarkannya menjadi salah satu anggota DPRD TTU untuk masa jabatan 2024–2029.

Di bidang pendidikan, Veronika menyandang gelar Sarjana Terapan (S.ST.) dan Magister Manajemen (M.M.). Namun, hingga kini belum ada informasi resmi mengenai perguruan tinggi tempat ia menempuh pendidikan.

PDIP menonaktifkan sementara Veronika Lake

Penyelidikan terkait dugaan intimidasi terhadap Dokter Icha masih berlangsung. Hingga kini, Veronika Lake masih menunggu jadwal pemeriksaan dari pihak kepolisian.

Polres Timor Tengah Utara telah meminta keterangan dari sejumlah tenaga kesehatan yang bertugas di IGD RS Leona saat kejadian berlangsung.

Selain Veronika, dua anggota DPRD TTU lainnya, yakni Norbertus Tubani dan Therensius Lazakar, juga dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Di sisi lain, PDIP memutuskan menonaktifkan sementara Veronika Lake per Selasa, 30 Juni 2026. Langkah tersebut diambil agar proses hukum dapat berjalan secara objektif.

“DPC menonaktifkan dia selama proses hukum di polisi. Dan kemudian mereka bertiga tuh sudah dipanggil oleh polisi, sehingga ya tunggu proses hukum,” kata Ketua DPP PDIP Andreas Hugo pada Selasa, 30 Juni 2026.

Andreas Hugo juga menjelaskan bahwa DPC PDIP Kabupaten Timor Tengah Utara telah memanggil Veronika untuk memberikan klarifikasi kepada internal partai.

Menurutnya, Veronika telah menyampaikan penjelasan terkait peristiwa tersebut, sementara proses hukum tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*