
JAKARTA, KalderaNews.com – BMKG keluarkan alarm peringatan dini untuk periode 25-26 Januari 2026. Cuaca ektrem dan darurat bencana mengintai Indonesia!
BMKG mengungkapkan ada “keroyokan” fenomena alam yang sedang terjadi di atas langit Indonesia.
Selain adanya bibit siklon 91S, muncul fenomena ENSO berada pada fase negatif (SOI Positif).
BACA JUGA:
- Waduh! Hujan Lebat dan Angin Kencang Hingga 29 Januari 2026, Siap-siap BMKG Sebut Wilayah-wilayah Ini Bakal Terdampak
- Awas! BMKG Peringatkan Warga Jawa Barat Waspada Cuaca Ekstrem 23-29 Januari! Ini Wilayah Terdampak!
- Mengapa Hujan Tak Kunjung Reda? Ini 7 Fenomena yang Jadi Penyebabnya Menurut BMKG
Penyebab cuaca ekstrem
Bibit Siklon 91S terdeteksi di Samudra Hindia, selatan Sumbawa, dengan tekanan udara 1004 hPa dan kecepatan angin 30 knot, bibit ini bergerak ke arah tenggara.
Prediksi BMKG, dalam 48-72 jam, ia akan resmi menjadi Siklon Tropis atau badai di sejumlah wilayah.
Selain itu, muncul fenomena ENSO berada pada fase negatif (SOI Positif), yang artinya uap air dari Samudra Pasifik “dipompa” masuk ke Indonesia, menciptakan awan-awan hujan raksasa, terutama di bagian Timur.
Nah, risiko nyata yang ada di depan mata adalan bencana seperti banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, hingga gelombang tinggi.
Daftar wilayah “Zona Merah” (update 25-26 Januari)
Prediksi Minggu, 25 Januari 2026
- Hujan Ekstrem (Sangat Lebat): Papua Pegunungan
- Hujan Sedang – Lebat: Sumsel, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, NTT, Kalteng, Kaltara, Maluku, Papua Barat, Papua, Papua Selatan.
- Angin Kencang: Banten, Kepulauan Riau, NTB, NTT, Sulawesi Selatan.
Prediksi Senin, 26 Januari 2026
- Hujan Ekstrem (Sangat Lebat): Jawa Tengah, Jawa Timur, NTT, Papua Pegunungan.
- Hujan Sedang – Lebat: Aceh, Banten, Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Bali, NTB, Kalteng, Kaltim, Kaltara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Tengah, Papua, Papua Selatan.
- Angin Kencang: Banten, Jawa Timur, NTB, NTT.
Peringatan BMKG
BMKG menekankan beberapa poin krusial untuk menyelamatkan nyawa dan harta benda:
- Stop atau kurangi aktivitas di area terbuka. Bila mendengar guntur atau melihat langit gelap, segera masuk ke dalam ruangan permanen.
- Hindari berlindung di bawah pohon besar, baliho, atau bangunan tua yang rapuh karena risiko roboh akibat angin kencang (terutama di wilayah Banten, NTB, dan NTT).
- Hindari menyeberangi sungai atau drainase saat hujan lebat berlangsung.
- Selalu cek kanal resmi, seperti www.bmkg.go.id; InfoBMKG (Android/iOS); media sosial @infobmkg
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply