Puncak Arus Mudik Diprediksi 18 Maret, Hindari Agar Tak Macet Horor

Mudik Lebaran
Mudik Lebaran (KalderaNews/Ist)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi resmi mengumumkan puncak arus mudik 2026 diprediksi jatuh pada 18 Maret 2026.

Prediksi ini didasarkan pada perhitungan kalender libur dan pola pergerakan masyarakat yang diprediksi akan membeludak.

Nah, bagi kamu yang khawatir terjebak macet total di jalan, pemerintah sudah menyiapkan “jurus sakti” untuk mengurai kepadatan.

BACA JUGA:

Strategi WFA, kerja dari kampung halaman

Pemerintah kembali mendorong skema Work From Anywhere (WFA) baik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun sektor swasta.

Tujuannya jelas, yakni agar pemudik tidak menumpuk di satu hari yang sama.

Jadwal WFA dan rekomendasi berangkat mudik

  • Mulai Jumat, 13 Maret 2026, ASN dan karyawan swasta diimbau mulai mengatur skema kerja jarak jauh agar bisa mencuri start mudik lebih awal.
  • 13 – 17 Maret 2026, menjadi masa krusial untuk melakukan perjalanan guna menghindari lonjakan volume kendaraan yang diprediksi memuncak di tanggal 18 Maret.
  • Target pemerintah, keberangkatan mudik sudah harus merata sejak Jumat, 17 Maret 2026, sehingga beban jalan raya di hari puncak berkurang signifikan.

Dengan demikian para pekerja bisa pulang lebih dulu dan tetap produktif di kampung halaman tanpa harus memotong jatah cuti tahunan atau terburu-buru mengejar waktu libur resmi.

Mengacu pada sukses mudik 2025

Secara keseluruhan, Kemenhub menyatakan tidak ada perubahan radikal dalam manajemen mudik tahun ini.

Keberhasilan penanganan mudik tahun 2025 yang dinilai lancar menjadi standar (benchmark) yang tetap dipertahankan, dengan perbaikan utama pada sektor insentif transportasi publik.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*