Geger oknum guru di Jakarta gadaikan laptop siswa! Terungkap modus “gali lubang tutup lubang” dan manipulasi murid. Simak di sini.
JAKARTA, KalderaNews.com – Seorang guru pengganti mata pelajaran Sosiologi berinisial SRA di sebuah SMA di Jakarta mendadak viral di media sosial.
Hal ini terjadi setelah dirinya tertangkap basah menggadaikan laptop milik siswanya sendiri. Kasus ini mencuat melalui unggahan akun Threads @_ssbrin yang memperlihatkan momen penagihan terhadap sang guru.
Diketahui bahwa laptop yang digadaikan tersebut sebenarnya milik kakak dari murid yang diajarnya.
“SAR, guru pengganti SMA di Jakarta gadai laptop muridnya,” tulis pengunggah video, dikutip pada Minggu, 10 Mei 2026.
BACA JUGA:
- Geger! Polisi Evakuasi 11 Bayi di Sleman, Diduga Titipan Mahasiswi
- Viral Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar di Pontianak, Juri Dituding Tak Fair
- Tunggak Uang Seragam Rp300 Ribu, Dua Anak Panti Diminta Pindah Sekolah
Baru mengajar dua minggu
SRA diketahui baru bekerja di sekolah tersebut selama dua pekan. Namun, ia diduga telah melakukan aksi serupa berkali-kali dengan modus memanipulasi para siswa yang dianggapnya masih lugu.
“Memanipulasi murid-murid untuk meminjamkan laptop, ternyata digadai. Ternyata udah sering, gali lubang tutup lubang. Baru kena sekarang karena baru saya yang berani usut,” lanjutnya.
Pemilik laptop merasa sangat dirugikan lantaran perangkat tersebut sangat dibutuhkan untuk menyusun skripsi.
Peristiwa ini bermula pada Jumat, 8 Mei 2026. Sang adik awalnya berpamitan meminjam laptop untuk kerja kelompok.
Namun, hingga larut malam, laptop tersebut tak kunjung dibawa pulang. Setelah didesak, sang adik baru mengaku bahwa laptopnya dipinjam oleh gurunya.
“Saya tanya adik kenapa mau pinjemin? Dia bilang Pak S butuh urgent karena banyak kerjaan dan lainnya, kemudian saya minta nomornya untuk saya hubungi,” ungkap pengunggah video.
Ternyata, korban SRA tidak hanya satu orang. Pola yang digunakan pelaku selalu sama, yaitu menghubungi murid secara mendadak di jam yang berbeda-beda.
“Saat ini sudah ada 3 korban anak SMA yang mengaku dimanipulasi oleh S dan korban masih belum tau berapa banyak lagi,” lanjutnya.
“Urgent seperti buru-buru, dia bilang ada tugas ingin bikin soal kelas X, dia mengincar murid-murid polos dan ambil laptop dadakan. Di tanggal 8 Mei 2026, dia chat beberapa murid dan pinjam laptop di jam berbeda,” jelasnya.
Gali lubang tutup lubang untuk bayar utang
Kecurigaan pemilik laptop terbukti saat ia mendatangi tempat pegadaian. Ia bahkan harus merogoh kocek hingga Rp3 juta untuk menebus kembali barangnya.
Berdasarkan keterangan tempat gadai, SRA sering melakukan transaksi keluar-masuk barang secara bergantian.
“Dari pihak gadai menjelaskan dia baru tebus laptop, kemudian masuk lagi laptop baru. Keterangan dari murid juga ada yang sering dipinjam,” tukasnya.
Berdasarkan hasil penelusuran melalui aplikasi pelacak nomor, muncul dugaan bahwa perilaku nekat SRA ini dipicu oleh jeratan pinjaman online (pinjol).
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut terkait penyelesaian kasus hukum oknum guru tersebut.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply