Cuan Haram Joki UTBK Surabaya, Tembus 75 Juta demi Lulus Kedokteran!

UTBK 2026 Hari Pertama: 4 Modus Kecurangan Terungkap
Sharing for Empowerment

Cuma modal buku latihan, joki asal Surabaya raup puluhan juta rupiah. Tarif tembus Rp75 juta demi tembus jurusan Kedokteran!

SURABAYA, KalderaNews.com – Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan seorang oknum joki Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026.

Dalam pengakuannya yang diunggah melalui akun Instagram resmi @surabayapolice1.official, pelaku membeberkan fakta mengejutkan mengenai bisnis gelap di balik seleksi masuk perguruan tinggi negeri tersebut.

BACA JUGA:

Tarif fantastis hingga Rp75 juta

Bisnis haram ini terbukti sangat menggiurkan. Pelaku mengungkapkan bahwa setiap klien dikenakan tarif yang berbeda-beda, tergantung pada reputasi universitas yang dituju dan tingkat kesulitan ujian.

  • Range umum dibanderol Rp20 juta hingga Rp30 juta per klien.
  • Sementara penawaran tertinggi untuk seleksi SNBT tahun ini, pelaku mengaku mendapatkan tawaran hingga Rp 75 juta dari peserta yang mengincar kursi di program studi (prodi) favorit.

Pelaku spesialis mengerjakan soal untuk peserta yang memilih prodi Kedokteran, meskipun ia sendiri mengakui tidak memiliki latar belakang pendidikan di bidang medis.

Klaim soal “gampang”

Di hadapan pihak berwenang, penjoki ini dengan percaya diri menyebutkan bahwa soal-soal UTBK relatif mudah untuk ditaklukkan.

Hebatnya, ia hanya mengandalkan buku-buku latihan soal persiapan ujian yang tersedia di pasaran.

“Untuk mengejar semua materi tiga tahun SMA itu cuma butuh dua sampai tiga bulan saja,” ungkapnya.

Selain jago di bidang matematika, ia juga mengaku tidak kesulitan menghadapi soal Bahasa Inggris.

Menurutnya, struktur kebahasaan dalam soal tersebut memiliki kemiripan pola dengan Bahasa Indonesia, sehingga ia mampu menyelesaikannya dengan durasi waktu yang sangat cepat.

Penyisiran di berbagai kampus

Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya ketat panitia UTBK SNBT dalam menjaga integritas seleksi.

Sebelumnya, sejumlah joki ditemukan tersebar di beberapa titik lokasi ujian di Surabaya, antara lain:

  1. Universitas Airlangga (Unair)
  2. Universitas Negeri Surabaya (Unesa)
  3. UPN Veteran Jawa Timur

Kasus ini kini sedang ditangani lebih lanjut oleh kepolisian guna mengungkap jaringan yang lebih luas dan memastikan proses seleksi mahasiswa baru berjalan dengan jujur dan adil.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*