Waspada! 112 Anak Direkrut Teroris Lewat Roblox, 1 Siap Serang Instansi

Murid bawa HP ke sekolah. (Ist.)
Murid bawa HP ke sekolah. (Ist.)
Sharing for Empowerment

Bahaya nyata! BNPT temukan 112 anak di 27 provinsi terpapar radikalisme via gim Roblox. Satu anak bahkan nekat siap menyerang.

JAKARTA, KalderaNews.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Eddy Hartono, mengungkap fakta mengejutkan mengenai taktik baru jaringan terorisme.

Sebanyak 112 anak dari puluhan provinsi di Indonesia terdeteksi menjadi korban rekrutmen radikal melalui platform gim populer, Roblox.

Lebih mengkhawatirkan, dari ratusan anak tersebut, satu orang dilaporkan sudah terdoktrin sedemikian dalam hingga menyatakan kesiapannya untuk melakukan aksi penyerangan terhadap sebuah institusi.

BACA JUGA:

Modus yang digunakan adalah digital grooming, di mana pelaku memanfaatkan fitur chat di dalam gim untuk mendekati, memengaruhi, dan mencuci otak anak-anak saat mereka sedang asyik bermain.

Langkah penyelamatan dan rehabilitasi

Saat ini, 112 anak yang terdampak sedang menjalani proses rehabilitasi intensif.

BNPT tidak hanya fokus pada pemulihan mental sang anak, tetapi juga merangkul lingkungan sekitar agar paparan ideologi berbahaya tersebut bisa diputus secara permanen.

Merespons temuan ini, Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan bahwa Roblox kini telah memperketat aturan sesuai dengan PP Tunas.

Beberapa langkah strategis yang diambil meliputi:

  1. Penutupan fitur chat otomatis dimatikan bagi pengguna di bawah 16 tahun yang belum terverifikasi.
  2. Verifikasi usia ketat, di mana semua pengguna wajib melakukan verifikasi usia untuk memastikan keamanan interaksi.
  3. Seluruh platform digital diberikan waktu hingga Juni untuk menilai risiko keamanan mereka sebelum dievaluasi oleh pemerintah.

Langkah ini diambil untuk memastikan ruang digital tidak lagi menjadi “ladang subur” bagi perekrutan kelompok radikal yang mengincar generasi muda.

Orangtua pun dihimbau untuk lebih waspada terhadap teman baru anak-anak mereka di dunia maya.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News.

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*