Bukan Cuma Ceramah! 9 Ide Seru Kegiatan 1 Muharram di Sekolah

Perayaan 1 Muharram. (freepik)
Perayaan 1 Muharram. (freepik)
Sharing for Empowerment

Bosan dengan perayaan yang itu-itu saja? Ini trik sekolah kekinian ubah peringatan 1 Muharram jadi super seru dan kreatif!

JAKARTA, KalderaNews.com – Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram di lingkungan sekolah sering kali diidentikkan dengan kegiatan yang formal, kaku, dan membosankan.

Biasanya, agenda tidak jauh dari mendengarkan ceramah panjang di aula atau membaca doa bersama secara monoton.

Pola seperti ini tak jarang membuat para siswa merasa jenuh dan kehilangan makna esensial dari momen hijrah itu sendiri.

BACA JUGA:

Memasuki era digital, sekolah dituntut untuk lebih kreatif dalam mengemas kegiatan keagamaan.

Nah, berikut adalah 9 ide kegiatan peringatan 1 Muharram di sekolah yang dijamin menarik, seru, unik, serta melibatkan partisipasi aktif seluruh siswa tanpa terkecuali:

Pawai Obor Elektrik dan Karnaval Budaya Islami

Jika pawai obor konvensional dinilai berisiko karena api, sekolah bisa memodifikasinya dengan menggunakan obor elektrik atau lightstick hijau.

Dikombinasikan dengan kostum bertema tokoh Islam dunia atau pakaian adat nusantara, kegiatan ini tidak hanya meriah secara visual tetapi juga aman dan ramah lingkungan.

Setiap kelas diwajibkan mengirimkan seluruh anggotanya untuk berparade keliling lingkungan sekolah.

Islamic Escape Room: Misi Hijrah Nabi

Ubah beberapa ruang kelas menjadi wahana escape room teka-teki.

Untuk bisa keluar dari ruangan, tim siswa harus memecahkan berbagai petunjuk, sandi, dan kuis yang berbasis pada sejarah perjalanan hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah.

Kegiatan ini memicu adrenalin, kerja sama tim, dan pemahaman sejarah yang mendalam.

Festival Kuliner Halal Nusantara dan Internasional

Mengingat Islam tersebar di berbagai belahan dunia, sekolah bisa menggelar festival makanan.

Setiap kelas mendapatkan tugas untuk menyajikan, menghias stan, dan mempresentasikan kuliner khas dari daerah atau negara Islam tertentu (misalnya Turki, Maroko, atau Aceh).

Seluruh siswa terlibat, baik sebagai promotor, koki cilik, maupun konsumen menggunakan kupon khusus.

Lomba Film Pendek Vertical “Makna Hijrahku”

Manfaatkan ketertarikan siswa terhadap platform media sosial seperti TikTok atau Instagram Reels.

Sekolah bisa mengadakan kompetisi video pendek berdurasi 1 menit dengan tema “Hijrah dari Kebiasaan Buruk”.

Di sini, siswa yang tidak berbakat di bidang akademik atau agama bisa mengambil peran sebagai sutradara, aktor, maupun editor video.

Muharram Treasure Hunt (Perburuan Berkah)

Konsep permainan mencari harta karun yang disebar di seluruh area sekolah. Panitia menyembunyikan “potongan ayat” atau “kartu kebaikan” di tempat-tempat strategis.

Siswa harus bekerja sama dalam kelompok untuk menemukan potongan tersebut dan menyusunnya menjadi satu pesan utuh yang bermakna.

Konser Amal Accapella & Human Beatbox Islami

Lomba musikalitas yang unik! Alih-alih menggunakan instrumen konvensional, sekolah bisa menantang siswa membuat aransemen lagu islami atau salawat menggunakan teknik accapella dan human beatbox.

Kegiatan ini memberikan ruang bagi siswa yang menyukai seni musik modern untuk tetap mengeksplorasi nilai religius.

Cerdas Cermat berbasis Quizizz Kolosal

Siapa bilang e-sports hanya tentang game perang? Sekolah bisa memanfaatkan gawai siswa untuk melakukan cerdas cermat kolosal menggunakan platform interaktif seperti Quizizz atau Kahoot.

Pertanyaan seputar sejarah Islam dikemas dengan visual menarik dan sistem poin yang kompetitif secara real-time di layar besar aula sekolah.

Galeri Seni Upcycling “Kaligrafi Barang Bekas”

Melibatkan siswa dalam menjaga lingkungan, lomba ini menantang tiap kelas untuk membuat karya seni kaligrafi raksasa dengan memanfaatkan barang-barang bekas layak pakai, seperti tutup botol, kardus, atau koran bekas.

Hasil karya kemudian dipamerkan di koridor sekolah membentuk galeri seni dadakan.

Gerakan “Satu Siswa Satu Kebaikan” (Kotak Harapan)

Sebagai penutup yang menyentuh esensi hijrah, setiap siswa diwajibkan menuliskan satu resolusi perubahan diri (hijrah personal) dan satu barang yang ingin mereka sedekahkan (bisa berupa buku, alat tulis, atau pakaian layak pakai).

Sedekah tersebut dikumpulkan secara massal untuk disalurkan ke panti asuhan terdekat.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*