Lewat Karya Jawa dan Bali “Bersatu”, Mahasiswi Petra Christian University Belajar di Paris

Mahasiswi Petra Christian University meraih peluang belajar di Gobelins Paris Summer School 2024. (dok.PCU)
Mahasiswi Petra Christian University meraih peluang belajar di Gobelins Paris Summer School 2024. (dok.PCU)
Sharing for Empowerment

SURABAYA, KalderaNews.com – Mahasiswi International Program in Digital Media Petra Christian University meraih peluang belajar di Gobelins Paris Summer School 2024.

Adalah Laureen Nadia Hendrawan yang berhasil meraih kesempatan untuk belajar di Prancis.

Gobelins Paris adalah kampus di Perancis yang berfokus dalam bidang desain kreatif, seperti desain grafis dan interaktif, kartun, video game, dan masih banyak lagi.

BACA JUGA:

Saban tahun, Gobelins Paris menggelar Summer School atau kelas musim panas yang memungkinkan para desainer untuk bisa mengembangkan keterampilan dan pengetahuan.

Lewat kompetisi hasil kolaborasi antara Institut Français d’Indonésie (IFI) dan Gobelins Paris, Laureen meraih scholarship untuk menghadiri Game Art Summer School selama dua minggu pada Juli 2024.

Proses seleksi yang harus Laureen lalui dengan pengumpulan karya visual dengan tema “A Bridge Between Two Worlds”.

Laureen mengaku sempat berimajinasi dan mencari inspirasi tentang hal-hal unik yang ada di Indonesia.

Jawa dan Bali “bersatu”

Sampai akhirnya ia membayangkan, bagaimana jadinya jika Pulau Jawa dan Bali tiba-tiba “bersatu”?

Ide yang unik itu, ia wujudkan. Beragam pola dan warna ia torehkan, dengan tiga bagian besar yang menjadi fondasi utamanya.

Dalam karya itu, budaya Jawa digambarkan dengan bangunan Joglo, sedangkan budaya Bali digambarkan dengan bangunan Pura.

Di tengah dua bangunan itu ada jembatan, tapi tidak tersambung. Uniknya, ada burung Garuda terbang gagah di atas jembatan tersebut, di antara siluet matahari.

Burung Garuda menjadi gambaran pemersatu dan penyambung dua kebudayaan yang berbeda.

“Sebenarnya antara Jawa dan Bali itu ‘tersambung’. Bukan dengan jembatan, tetapi dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang artinya berbeda-beda namun tetap satu juga,” kata mahasiswi IPDM Petra Christian University angkatan 2022 itu.

Karya tiga dimensi yang dibuat Laureen itu juga dihiasi pemandangan alam yang asri nan indah, divisualisasikan dengan rimbunnya pohon di sekitar bangunan. Warna hijau dan coklat tanah mendominasi sebagian besar karyanya.

“Melalui kesempatan ini, saya ingin belajar lebih banyak tentang game design, terutama tentang Environment Design, yaitu bagian pendukung dari game, seperti bangunan dan suasana, di luar dari karakter utama. Bidang itu juga yang jadi ketertarikan utama saya untuk belajar dan mendalami dunia visual,” kata perempuan yang senang menggambar sejak usia empat tahun itu.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*