
YOGYAKARTA, KalderaNews.com – Kampus asing dengan label universitas internasional merebak masuk Indonesia. Sebuah tantangan bagi kampus-kampus swasta.
Tantangan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) atau kampus swasta untuk tetap eksis pun didera beragam ujian.
Ketua STIM YKPN Yogyakarta, Suparmono mengaku khawatir dengan masuknya kampus asing di Indonesia.
BACA JUGA:
- Western Sydney University (WSU) Buka Kampus Internasional di Surabaya
- Inilah Kampus Bertaraf Internasional di Sekitar Jakarta, Bisa Jadi Pilihan Kamu!
- 5 Program Studi di Western Sydney University Kampus Surabaya, Dibuka Mulai 2024 Nih!
“Kita mengkhawatirkan adanya kampus-kampus asing dan adanya kampus-kampus yang memang besar itu masuk ke Indonesia,” ujar Suparmono.
Kehadiran kampus asing di Indonesia dinilai bakal menambah persaingan perguruan tinggi untuk mencari peserta didik.
“Betul, karena itu menjadi persaingan. Jika sudah membawa nama besar kan masyarakat pasti akan menoleh dulu ke situ,” katanya.
Regulasi yang semakin ketat
Dari aspek persaingan bakal lebih ketat. Hanya saja, Suparmono berharap, regulasi yang diterapkan benar-benar harus ketat dalam persoalan ini.
Misal soal kualitas, kampus asing yang akan masuk ke Indonesia kualitasnya mesti sama dengan kampus utama mereka di luar negeri.
“Pemerintah harus ketat, bahwa kualitas kampus di negara asal dengan negara yang dituju itu harus betul-betul sama,” ujar Suparmono.
Ia meyakini akan ada keterbatasan kampus asing saat menggelar perkuliahan di negara lain, seperti aspek fasilitas maupun pengajar yang mungkin tak sama dengan kampus inti di negar asalnya.
Maka, Suparmono mendorong pemerintah untuk melakukan pengawasan kualitas lebih ketata kepada kampus asing yang membuka perkuliahan di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply