Viral! Siswa MBG Pangkalpinang Kerap Tulis Surat Cinta dan Request Menu, Bikin Haru Petugas Dapur

Siswa MBG Pangkalpinang kerap tulis surat cinta dan request menu (KalderaNews/Ist)
Sharing for Empowerment

PANGKALPINANG, KalderaNews.com– Ada kisah mengharukan dari pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Pangkalpinang, Bangka Belitung.

Para siswa penerima manfaat program ini kerap mengirimkan “surat cinta” untuk petugas dapur di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Surat-surat tersebut berisi ucapan terima kasih hingga permintaan menu favorit yang ditulis di secarik kertas sederhana.

Para siswa menulis kerap pesan hangat kepada petugas SPPG Polri Polda Babel di Taman Sari, Kota Pangkalpinang. Mereka tidak hanya menyampaikan rasa terima kasih, tetapi juga memberikan request makanan seperti buah melon, stroberi, susu, bahkan ayam geprek.

“Makanan hari ini 100/10. Terima kasih Ibu, Bapak, kakak, Abang. Request ayam setiap harinya. Buahnya melon tahu strawberry dan susu,” tulis seorang siswa di secarik kertas yang diselipkan ke dalam ompreng MBG.

Siswa kerap kirimkan surat ke petugas

Setiap hari, para petugas SPPG menerima surat-surat kecil ini dari sekolah-sekolah yang mereka layani. Ada yang menulis,

 “Terimakasih ya Bapak, Ibu yang sudah menyiapkan MBG untuk kami dengan penuh niat dan semangat, makanannya enak semua. Kalau bisa request ayam katsu atau ayam geprek dan untuk buahnya melon,” sementara siswa lain menulis singkat, “Hay kak, makanannya enak banget hari ini. Terima kasih.”

Program ini dijalankan oleh satu dari tujuh SPPG Polri milik Polda Babel yang telah beroperasi sejak September 2025.

Berlokasi di Jalan Batin Tikal, Kecamatan Taman Sari, dapur MBG ini melayani lima sekolah di Kota Pangkalpinang dengan total 2.700 paket makanan bergizi setiap harinya.

Kepala SPPG Polri Polda Babel, Hafiz Tri, mengungkapkan bahwa surat-surat kecil dari para siswa hampir setiap hari ditemukan di ompreng MBG.

“Banyak sekali, setiap hari ada di ompreng yang kita ambil dari sekolah. Lucu sekaligus haru melihat mereka bisa mengungkapkan rasa senang dan bahagia mereka setelah menikmati makanan dari dapur kita,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Catatan kecil ini sangat bagus ya, memberi warna bagi kita petugas. Ada yang sampai-sampai requet minta ini, minta itu kan lucu.”

Hafiz juga menjelaskan bahwa meskipun permintaan menu harian tidak semuanya bisa dipenuhi karena harus disesuaikan dengan standar gizi, masukan dari siswa tetap dijadikan bahan evaluasi.

“Dan itu juga bisa jadi bahan evaluasi atau masukan buat kita untuk menentukan menu yang disukai anak-anak tanpa mengurangi kandungan gizinya,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*