
JAKARTA, KalderaNews.com – Pemerintah Indonesia memperbarui standardisasi ejaan nama-nama negara dalam bahasa Indonesia melalui forum internasional. Thailand menjadi Tailan. Kok bisa?
Pembaruan itu tertuang di dokumen resmi GEGN.2/2025/122/CRP.122 yang disampaikan di sidang United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN) di New York, Amerika Serikat.
Melalui dokumen ini, Indonesia menetapkan penyesuaian ejaan sejumlah nama negara agar lebih sesuai dengan sistem bunyi dan ejaan bahasa Indonesia.
BACA JUGA:
- Kemendikdasmen Bakal Ubah Nama Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, Jadinya Apa?
- 90+ Kata Indah Bahasa Indonesia yang Tidak Umum dan Jarang Orang Ketahui, Cek Yuk!
- Sah, Bahasa Indonesia Jadi Bahasa Resmi di UNESCO
Disesuaikan pelafalan dan tata tulis bahasa Indonesia
Beberapa contoh perubahan itu antara lain Thailand menjadi Tailan, Paraguay menjadi Paraguai, Afghanistan menjadi Afganistan, Bangladesh menjadi Banglades, serta Swiss menjadi Swis.
Standardisasi ejaan ini adalah hasil inisiatif jangka panjang yang telah diajukan oleh delegasi Indonesia sejak 2019.
Upaya tersebut kemudian diperkuat pada 2024 melalui pembaruan ejaan yang lebih akurat secara ortografis (sistem ejaan) dan fonologis (bunyi bahasa).
Tujuannya menyesuaikan penulisan nama negara asing agar lebih selaras dengan pelafalan dan tata tulis bahasa Indonesia, tanpa menyimpang dari daftar resmi negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Penjelasan Badan Bahasa
Sementara, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Hafidz Muksin, membenarkan adanya perubahan ejaan sejumlah nama negara dalam bahasa Indonesia.
Ia menerangkan, kebijakan penetapan dan pemadanan ejaan baku nama-nama negara asing ke dalam bahasa Indonesia merupakan tugas utama Badan Informasi Geospasial (BIG).
Dalam proses pembahasan, BIG bekerja sama dengan Badan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Kementerian Luar Negeri, perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia, serta para pakar linguistik melalui Sidang Komisi Istilah.
Penyesuaian tersebut mencakup perubahan ejaan agar selaras dengan fonologi dan ortografi bahasa Indonesia.
Nama negara Asia Tenggara versi terbaru
Dalam dokumen itu, ada 194 nama negara di dunia yang telah distandarisasi.
Nah, berikut daftar penyebutan resmi nama negara Asia Tenggara, baik nama formal maupun nama singkatnya:
- Brunei Darusalam (formal): Brunei Darusalam (singkat)
- Kerajaan Kamboja (formal): Kamboja (singkat)
- Republik Indonesia (formal): Indonesia (singkat)
- Republik Demokratik Rakyat Laos (formal): Laos (singkat)
- Malaysia (formal): Malaysia (singkat)
- Republik Perserikatan Myanmar (formal): Myanmar (singkat)
- Republik Filipina (formal): Filipina (singkat)
- Republik Singapura (formal): Singapura (singkat)
- Kerajaan Tailan (formal): Tailan (singkat)
- Republik Sosialis Vietnam (formal): Vietnam (singkat)
- Republik Demokratik Timor Leste (formal): Timor Leste (singkat)
Daftar lengkap nama negara lainnya bisa dilihat DI SINI.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply