SURABAYA, KalderaNews.com – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi meminta, ada pemeriksaan terkait beasiswa Pemuda Tangguh, setelah temukan ada anak pejabat manfaatkan beasiswa ini!
Eri menyatakan, bantuan berupa Uang Kuliah Tunggal (UKT) tersebut sebenarnya untuk warga miskin.
“Bantuan itu kami berikan kepada warga miskin terlebih dahulu atau prasejahtera. Setelah itu kalau ada sisa baru warga mampu,” ujar Eri.
BACA JUGA:
- Viral Sosok Kontroversial Yasika Aulia Ramadhani, Anak Ketua DPRD Kuasai 41 Dapur MBG, Warganet Tuding KKN
- Profil Pendidikan Wahyudin Moridu, Anak Mantan Bupati, Viral Gegara Mau Rampok Uang Negara
- Diduga Tegur Anak Wali Kota Prabumulih, Kepsek SMP Negeri 1 Prabumulih Dicopot, Berakhir Minta Maaf
Anak mantan pejabat manfaat beasiswa
“Maka, saya meminta BPK melakukan pemeriksaan hal ini di tahun-tahun sebelumnya. Kalau tidak saya ubah, Beasiswa Pemuda Tangguh ini akan dimanfaatkan orang tertentu,” paparnya.
Bahkan, kata Eri, dari mahasiswa dengan UKT tinggi tersebut ada yang merupakan anak mantan pejabat.
Hal tersebut tentu saja memengaruhi jumlah bantuan yang diterima warga miskin.
“Saya bilang jangan menggunakan dan main-main dengan anggaran rakyat, ini buat orang miskin. Kita ini hadir untuk orang tidak mampu, yang mampu ya gotong royong,” ujarnya.
Wali Kota tak mau sebut nama
Sebelumnya, Eri Cahyadi menyebut, ada anak mantan pejabat memanfaatkan beasiswa Pemuda Tangguh.
“Kalau gaji orangtuanya Rp1 juta, Rp3 juta, maka tidak mungkin dia UKT-nya lebih dari angka Rp 2 juta. Bahkan ada yang gratis,” kata Eri.
Namun, Eri menemukan, sejumlah bantuan beasiswa tersebut justru tersalurkan tidak sesuai harapan. Beberapa mahasiswa dengan UKT sangat tinggi membebani bantuan itu.
“Bayangkan sekarang ada yang UKT-nya Rp7 juta, Rp10 juta, ada yang pendapatan orangtuanya Rp 28 juta per bulan, mantan pejabat juga ada. Ini yang harus saya bongkar,” tegasnya.
Tapi, Eri tak mau menyebutkan posisi pejabat yang anaknya memanfaatkan beasiswa Pemuda Tangguh itu.
“Ada anak pejabat BUMN, ada pejabat di Surabaya, maksudnya Surabaya itu ada banyak kan, ada Pemkot ada provinsi, enggak tak sebutkan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply