The Path To Financial Freedom, EduFulus – Bloomberg Billionaires Index kembali merilis daftar 500 orang terkaya di dunia pada awal Februari 2026.
Dalam daftar tersebut, delapan taipan asal Indonesia berhasil mencatatkan namanya di kancah global, bersanding dengan nama-nama besar seperti Elon Musk.
Meski sebagian besar mengalami fluktuasi harta akibat dinamika pasar sepanjang tahun berjalan, posisi mereka tetap kokoh di jajaran elite ekonomi nasional.
SIMAK JUGA: Inilah 5 Orang Terkaya di Asia Tenggara, Didominasi Taipan RI
Berikut adalah profil kedelapan konglomerat tersebut:
1). Prajogo Pangestu (US$ 34 Miliar)
Pemilik Grup Barito ini masih menyandang gelar orang terkaya nomor satu di Indonesia sekaligus menduduki peringkat ke-70 dunia.
Meskipun hartanya menyusut 26% atau berkurang sekitar US$ 12,1 miliar (Rp 203,3 triliun) sepanjang 2026, total kekayaannya masih mencapai US$ 34 miliar (setara Rp 571,27 triliun).
2). Sukanto Tanoto (US$ 23,3 Miliar)
Pendiri Royal Golden Eagle (RGE) ini menunjukkan performa positif dengan kenaikan kekayaan sebesar 7,3% year-to-date.
Dengan tambahan US$ 1,6 miliar, total kekayaannya kini menyentuh US$ 23,3 miliar (Rp 391,49 triliun), menjadikannya orang terkaya ke-2 di Indonesia dan peringkat 111 dunia.
3). Low Tuck Kwong (US$ 20,1 Miliar)
Raja batu bara dari PT Bayan Resources Tbk (BYAN) ini harus turun ke posisi ketiga di Indonesia setelah kekayaannya menguap 8,6% (sekitar US$ 1,9 miliar).
Saat ini, Low Tuck Kwong memiliki kekayaan bersih US$ 20,1 miliar (Rp 337,72 triliun) dan berada di peringkat 132 dunia.
4). Budi Hartono (US$ 17,8 Miliar)
Salah satu pemilik Grup Djarum ini menempati urutan ke-155 dunia.
Harta Budi Hartono tercatat sebesar US$ 17,8 miliar (Rp 299,08 triliun) setelah mengalami penurunan sebesar 7,7% atau setara US$ 1,5 miliar sepanjang tahun 2026.
5). Michael Hartono (US$ 16,3 Miliar)
Saudara dari Budi Hartono ini menyusul di posisi kelima nasional. Michael mencatatkan kekayaan sebesar US$ 16,3 miliar (Rp 273,87 triliun).
Sama seperti saudaranya, ia mengalami penyusutan harta sebesar 8% (sekitar US$ 1,4 miliar), menempatkannya di posisi 181 dunia.
6). Anthoni Salim (US$ 16,2 Miliar)
Bos Grup Indofood, Anthoni Salim, berada di tren positif dengan kenaikan harta 1,7% mencapai US$ 272,9 juta.
Total kekayaannya kini mencapai US$ 16,2 miliar (Rp 272,19 triliun), yang menempatkannya pada posisi 183 orang terkaya di dunia.
7). Dato Sri Tahir (US$ 13,1 Miliar)
Pendiri Grup Mayapada ini memiliki lini bisnis yang sangat beragam, mulai dari kesehatan (Mayapada Hospital), perbankan, properti, hingga pertambangan.
Dengan total harta US$ 13,1 miliar (Rp 220,11 triliun), Tahir berada di peringkat ke-246 dunia dan posisi ke-7 di Indonesia.
8). Otto Toto Sugiri (US$ 9,9 Miliar)
Dijuluki sebagai “Bill Gates Indonesia”, pendiri PT DCI Indonesia Tbk (DCII) ini mencatatkan pertumbuhan kekayaan paling pesat di antara rekan-rekannya, yakni melesat 11,9% (tambah US$ 1,1 miliar).
Total kekayaannya mencapai US$ 9,9 miliar (Rp 166,34 triliun), menempatkannya di posisi ke-367 orang terkaya di dunia.
Berikut Ringkasan Orang Terkaya Indonesia (Februari 2026) – Catatan konversi Rupiah menggunakan asumsi kurs Rp 16.805/US$:
- Prajogo Pangestu: Kekayaan: US$ 34,0 Miliar (Rp 571,27 Triliun), Peringkat Dunia: 70
- Sukanto Tanoto: Kekayaan: US$ 23,3 Miliar (Rp 391,49 Triliun), Peringkat Dunia: 111
- Low Tuck Kwong: Kekayaan: US$ 20,1 Miliar (Rp 337,72 Triliun), Peringkat Dunia: 132
- Budi Hartono: Kekayaan: US$ 17,8 Miliar (Rp 299,08 Triliun), Peringkat Dunia: 155
- Michael Hartono: Kekayaan: US$ 16,3 Miliar (Rp 273,87 Triliun), Peringkat Dunia: 181
- Anthoni Salim: Kekayaan: US$ 16,2 Miliar (Rp 272,19 Triliun), Peringkat Dunia: 183
- Dato Sri Tahir: Kekayaan: US$ 13,1 Miliar (Rp 220,11 Triliun), Peringkat Dunia: 246
- Otto Toto Sugiri: Kekayaan: US$ 9,9 Miliar (Rp 166,34 Triliun), Peringkat Dunia: 367
SIMAK JUGA: Inilah 10 Orang Terkaya di Dunia pada Awal Januari 2026
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan di konten EduFulus, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com


Leave a Reply