Murid SD Cikal Lebak Bulus, Bilqis, raih Juara 2 di kompetisi piano internasional EUIMC 2026 Malaysia. Simak kisah inspiratifnya.
JAKARTA, KalderaNews.com – Denting tuts piano mengalun indah di kediaman Bilqis. Bagi murid kelas 4 SD Cikal Lebak Bulus ini, piano bukan sekadar instrumen, melainkan medium untuk mengekspresikan mimpi.
Siapa sangka, berawal dari rasa penasaran melihat sang Ibu memainkan piano, kini Bilqis justru sukses membawa nama Indonesia ke panggung internasional.
Terinspirasi dari Ibu dan Obsesi “Für Elise”
Ketertarikan Bilqis pada piano berakar dari kedekatan emosional dengan ibundanya. “Aku suka piano karena Ibu, dan aku mau sekali bisa memainkan lagu Für Elise,” ungkapnya penuh semangat.
BACA JUGA:
- Firoos Ghathfaan Ramadhan Profile, The NASA Bug Hunter from Subang-Indonesia
- Agnes Rahajeng, Lulusan UPH Raih Mahkota Puteri Indonesia 2026
- Profil Almira Tunggadewi Yudhoyono, Putri AHY yang Lolos UI Lewat Talent Scouting, Apa Rahasia Perjuangannya?
Rasa penasaran terhadap komposisi klasik karya Beethoven itulah yang memicu Bilqis untuk mulai menekuni les piano secara formal.
Di tempat les, ia fokus mengasah teknik melalui musik klasik. Namun, di rumah, Bilqis menunjukkan sisi “Pelajar Merdeka” dengan mengeksplorasi genre pop.
Lagu “Keluarga Cemara” sering menjadi pilihannya saat ingin bermain lebih santai. Baginya, piano adalah ruang eksplorasi tanpa batas antara disiplin klasik dan kebebasan musik modern.
Taklukan Tantangan dengan Disiplin 15 Menit
Perjalanan menuju panggung internasional tentu tidak mulus. Koordinasi jari yang rumit dan pemahaman notasi yang kompleks seringkali menjadi hambatan.
Namun, Bilqis memiliki mentalitas “Pemikir Efektif” yang kuat. Ia tidak menyerah saat menghadapi partitur yang sulit.

“Tentu aku pernah merasa susah belajar piano. Makanya aku belajar terus sampai bisa. Biasanya aku latihan minimal 15 menit setiap hari di rumah,” jelasnya.
Kedisiplinan kecil yang konsisten inilah yang perlahan membentuk kemampuannya hingga siap diuji di level yang lebih tinggi.
Debut Internasional: Meraih Prestasi di Negeri Jiran
Januari 2026 menjadi catatan sejarah penting bagi Bilqis. Setelah berhasil melewati babak penyisihan yang ketat di Jakarta, ia terbang ke Kuala Lumpur, Malaysia, untuk berlaga di East United International Music Competition (EUIMC) 2026.
Ajang ini bukan kompetisi sembarangan. Ratusan musisi muda berbakat dari Singapura, Malaysia, dan negara Asia Tenggara lainnya berkumpul untuk unjuk gigi. Bilqis tampil membawakan lagu “Stealth Mode” karya Melody Bober.
“Awalnya lagu ini diberikan guru untuk dipelajari. Lama-lama aku suka karena ada mysterious vibes-nya,” cerita Bilqis.
Hasilnya luar biasa. Di kompetisi internasional pertamanya ini, Bilqis berhasil menyabet Juara 2 Kategori Grade 1 Piano Solo.
Perasaan haru tak terbendung saat namanya diumumkan sebagai pemenang yang mewakili Indonesia. “Rasanya mau nangis, tapi aku senang bisa memberikan yang terbaik,” kenangnya.
Keberhasilan Bilqis tak lepas dari ekosistem pendidikan di Sekolah Cikal Lebak Bulus yang suportif terhadap minat dan bakat murid. Sekolah memberikan fleksibilitas agar Bilqis tetap bisa berkompetisi tanpa mengabaikan kewajiban akademisnya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnyadi Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply