Gandeng Goethe-Institut, Perpusnas RI kini sediakan panduan lengkap dan ratusan buku buat kamu yang punya mimpi menetap di Jerman!
JAKARTA, KalderaNews.com – Langkah penting dalam memperkuat hubungan bilateral di bidang pendidikan dan literasi baru saja ditorehkan. Goethe-Institut Indonesien bersama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) secara resmi menjalin kerja sama strategis di bidang perpustakaan.
Kolaborasi ini menandai babak baru dalam mempererat pertukaran budaya serta membuka gerbang pengetahuan yang lebih luas antara Jerman dan Indonesia.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dilakukan langsung di gedung Perpustakaan Nasional RI pada Selasa, 26 Mei 2026.
BACA JUGA:
- Bandung Jadi Hub Budaya Global, Goethe-Institut Gaet 6 Universitas Top untuk Revolusi Kreatif
- ASTRAtech and Goethe-Institut Forge a New Autobahn to Germany for Indonesian Vocational Talent
- Gantikan Dr. Stefan Dreyer, Constanze Michel Jadi Perempuan Pertama yang Menduduki Jabatan Direktur Goethe-Institut Indonesien
Prosesi penandatanganan ini dilakukan oleh Direktur Goethe-Institut Wilayah Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru, Constanze Michel, bersama Sekretaris Utama Perpusnas RI, Joko Santoso.
Momen bersejarah ini juga disaksikan langsung oleh Duta Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste.
Ruang Lingkup Kerja Sama: Dari Pembaruan Koleksi hingga Seminar Migrasi
Kerja sama yang diinisiasi oleh kedua lembaga kebudayaan ini tidak hanya berfokus pada penyediaan buku, melainkan mencakup berbagai inisiatif pengembangan kapasitas yang komprehensif.
Beberapa poin utama yang disepakati dalam MoU ini meliputi:
- Peningkatan Kualitas Koleksi: Pembaruan serta pemeliharaan kualitas koleksi literatur yang berkaitan dengan negara Jerman.
- Aktivitas Edukasi Bersama: Penyelenggaraan berbagai kegiatan akademis dan kebudayaan seperti seminar, lokakarya (workshop), konferensi, hingga pameran bersama.
- Pengembangan Kapasitas (Capacity Building): Program pelatihan serta pendampingan intensif guna meningkatkan kemampuan para pustakawan maupun pengguna perpustakaan.
Sebagai pelengkap dari peresmian kerja sama ini, acara langsung dilanjutkan dengan seminar khusus mengenai persiapan migrasi ke Jerman.

Melalui sesi konsultasi tersebut, para peserta diberikan edukasi mendalam mengenai cara mempersiapkan keberangkatan dengan matang hingga panduan untuk menetap di Jerman.
Ratusan Buku Baru Hadir di ‘German Corner’ Perpusnas RI
Sebagai langkah nyata pada fase awal kolaborasi, Goethe-Institut Indonesien menyerahkan sebanyak 287 judul buku baru untuk memperkaya khazanah Koleksi Manca Negara.
Karya-karya yang disumbangkan sangat bervariasi dan mencakup berbagai subjek menarik, antara lain: sastra anak, arsitektur dan sejarah, novel dan tulisan perjalanan (travel writing) serta sumber informasi dan panduan mengenai migrasi.
Ratusan buku baru ini nantinya akan ditempatkan di German Corner Perpustakaan Nasional RI selama satu tahun. Selama periode tersebut, koleksi akan terus diperluas dan diperbarui secara berkala hingga lima tahun ke depan.
Setelah masa satu tahun selesai, koleksi tersebut akan dipindahkan secara permanen ke rak Koleksi Manca Negara yang berada di lantai 20 Gedung Perpusnas RI.
Menumbuhkan Jembatan Budaya dan Pengetahuan Global
Kolaborasi ini disambut baik oleh kedua belah pihak yang optimistis akan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat Indonesia.
Constanze Michel menyampaikan bahwa inisiatif lewat literatur lintas genre ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa ingin tahu sekaligus memperluas wawasan pembaca di Indonesia mengenai warisan budaya Jerman, sekaligus membuka jalan bagi mereka yang ingin menjajaki peluang baru di sana.
Di sisi lain, Joko Santoso menegaskan peran vital perpustakaan modern yang kini tidak lagi sekadar tempat membaca buku, melainkan pintu gerbang kolaborasi internasional.
“Perpustakaan sejak dahulu selalu menghubungkan budaya, gagasan, dan masyarakat. Melalui kerja sama dengan Goethe-Institut ini, kami percaya bahwa kolaborasi tersebut akan memperkaya pengalaman belajar serta mendorong hubungan antarmasyarakat yang lebih erat antara Indonesia dan Jerman,” pungkas Joko.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply