Yuk Ikuti Jejak Kezia dari PENABUR, Beasiswa S1 Full di Oxford dan Cambridge ini Tutup 21 Oktober 2019




Alumni PENABUR, Kezia Tania Susanto
Kezia Tanesha Susanto (18), alumni PENABUR Secondary Kelapa Gading (PSKG) berhasil kuliah di University of Oxford dengan beasiswa penuh Jardine Scholarship (KalderaNews/JS de Britto)

JAKARTA, KalderaNews.com – Masih ingat dengan Kezia Tanesha Susanto (18), alumni PENABUR Secondary Kelapa Gading (PSKG) yang sempat viral karena berhasil kuliah s1 di University of Oxford dengan beasiswa penuh Jardine Scholarship? Waktu itu banyak juga pembaca yang mengirimkan pertanyaan ke KalderaNews terkait beasiswa ini.

Nih kabar gembira buat kalian semua. Yayasan Jardine yang didirikan pada tahun 1982 saat peringatan 150 tahun Grup Jardine Matheson kembali membuka pendaftaran full beasiswa s1 di Universitas Oxford dan Cambridge.

BACA JUGA:

Seperti diketahui, beasiswa S1 yang telah diberikan kepada lebih dari 320 siswa berprestasi dari Kamboja, Cina daratan, Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam mencakup keseluruhan kebutuhan studi di Universitas Oxford dan Cambridge.

Cakupan beasiswanya yakni biaya kuliah baik uang masuk dan semester, biaya buku dan perlengkapan lain, tunjangan hidup tahunan: tempat tinggal, makanan, dan biaya lainnya, tunjangan kesehatan melalui UK Immigration Health Surcharge dan tiket pesawat PP Indonesia – UK.

Berikut ini syarat lengkap bagi para pelamar:

  1. Lulus SMA/SMK/Sederajat.
  2. Warga negara salah satu negara tempat beroperasinya Jardine Matheson Group, termasuk Indonesia.
  3. Sehat jasmani dan rohani.
  4. Belum memiliki gelar sarjana (S1)
  5. Tidak sedang memperoleh beasiswa dari pihak lain untuk kuliah di luar negeri.
  6. Memenuhi syarat akademik untuk mendaftar pada salah satu pilihan Beasiswa Jardine pada: Exeter, Oriel, The Queen’s dan Trinity pada University of Oxford, serta Downing, Magdalene, Peterhouse dan Trinity pada University of Cambridge.

Kelengkapan dokumen yang dibutuhkan:

  1. Aplikasi lamaran berisi pribadi yang menjelaskan: tujuan, aspirasi, dan rencana peserta setelah lulus serta kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti (olahraga atau keterlibatan dalam masyarakat).
  2. Foto ukuran paspor terbaru (4×6cm latar belakang putih).
  3. Salinan formulir pendaftaran UCAS yang telah dilengkapi.
  4. Salinan ijazah SMA/SMK/Sederajat (atau sertifikat IB).(Catatan: Tentu tidak bisa dengan ijazah nasional Indonesia biasa karena harus punya kualifikasi certificate A level/IB/SAT atau yang setara yang diakui mereka. Kalau pakai UN gak bisa, tentu harus Foundation year dulu 1-2 tahun (belajar bahan2 A level).  Setelah itu baru ujian lagi dan bisa daftar ke Oxbridge)
  5. Surat referensi kepala sekolah meliputi: hasil akademis yang telah atau akan dicapai (nilai rapor), surat keterangan yang akan membantu panitia beasiswa dalam proses penilaian, dan informasi relevan lainnya untuk mendukung pendaftaran.

Tahapan seleksi beasiswa ini sebagai berikut:

  1. Mengisi Formulir Pendaftaran secara online.
  2. Batas waktu pendaftaran 21 Oktober 2019.
  3. Peserta lolos seleksi awal akan diumumkan bulan November 2019.
  4. Wawancara pertama akan menggunakan video call/skype yang akan dilaksanakan sekitar November 2019.
  5. Proses wawancara akhir dilaksanakan bulan Januari 2020 di Hong Kong (biaya perjalanan ditanggung pihak Jardine Scholarship). Peserta yang tidak diundang mengikuti wawancara sebelum waktu tersebut artinya tidak lolos seleksi.

Informasi lengkap dan formulir pendaftaran, silahkan KLIK: Beasiswa S1 Jardine Scholarship 2019.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*