Mahasiswi Asal Kebumen Terpilih jadi Marshal Student di Pennsylvania State University AS

Rizki Prasetyanigtyas (PSU)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com — Mahasiswi asal Kebumen terpilih menjadi satu dari enam mahasiswa Pennsylvania State University (PSU) kampus Harrisburg untuk menjadi marshal student dalam seremoni penerimaan mahasiswa baru di musim semi 2020. Sebagai marshal student, keenam mahasiswa itu akan menjadi pemimpin barisan mahasiswa baru dari fakultas masing-masing pada seremoni tersebut.

Rizki Prasetyaningtyas, mahasiswa itu, menempuh pendidikan S2 untuk jurusan teknik lingkungan. Pegawai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini mengambil cuti studi dari kantornya, sedangkan kuliahnya dibiayai oleh beasiswa USAID PRESTASI,

BACA JUGA:

Studinya di kampus ini menggabungkan perkuliahan akademis dan riset pengolahan air limbah. Dalam aplikasi beasiswanya, Rizki mengatakan ia ingin menjadi ahli tingkat lanjut dalam bidang sanitasi yang diperlukan di Indonesia, karena hanya setengah dari populasi Indonesia yang memiliki akses ke fasilitas sanitasi. Ia ingin mengubahnya untuk membantu meningkatkan kesehatan masyarakat.

Rizki memulai penelitiannya di kampus ini pada semester pertama, bermitra dengan mahasiswa lain dalam sebuah proyek yang menyelidiki potensi kulit buah untuk mengolah kromium dalam air limbah tekstil. Proyek ini memenangkan tempat ketiga dalam kompetisi riset di bidang teknik di Penn State Graduate Exhibition. Dia dan mitranya juga mempresentasikan proyeknya tersebut di World Environmental and Water Resources Congress pada bulan Mei 2019.

Ada pun proyek untuk tesis studi magisternya berfokus pada penelitian tentang upaya mengalirkan cairan lumpur dan limbah di kota, yang didanai oleh universitas tempatnya menuntut ilmu. Lewat riset itu, Rizki menyelidiki potensi untuk memproduksi biogas, yang dapat menggantikan gas alam di fasilitas pengolahan air limbah.

Selain studi dan penelitiannya, Rizki juga terlibat intens dalam program pengolahan limbah di kampusnya, termasuk memberikan tur ke pabrik pengolahan air minum skala pilot kampus. Ia menjadi salah satu mahasiswa yang diwawancarai selama acara open house virtual dari program tersebut.
 
Pemilihan marshal student didasarkan pada beberapa kriteria. Antara lain perolehan Grade Point Average (GPA), partisipasi dalam kegiatan akademis di kampus, keterlibatan dalam riset dan kepemimpinan serta rekomendasi dari fakultas. Berita terpilihnya para marshal students ini dipublikasikan di situs resmi universitas tersebut, https://news.psu.edu/.

Sehubungan dengan pandemi corona, upacara penerimaan mahasiswa baru PSU akan diadakan secara livestream pada 9 Mei mendatang. Pada upacara tersebut secara resmi seluruh mahasiswa akan diperkenalkan. (SM)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*