EDUTALK: Pandemi Corona, Pelajar Indonesia di Belanda Pulang. Gimana Nasib Kuliahnya?

Elgine Harits di acara Orange Tulip Scholarship Awardees Gathering di Kedutaan Besar Belanda di Jakarta, Selasa, 23 Juli 2019
Elgine Harits di acara Orange Tulip Scholarship Awardees Gathering di Kedutaan Besar Belanda di Jakarta, Selasa, 23 Juli 2019 (KalderaNews/Fajar H)

JAKARTA, KalderaNews.com – Pandemi Covid-19 makin membatasi ruang gerak masyarakat untuk beraktivitas, termasuk di dalamnya kegiatan perkuliahan. Banyak pelajar Indonesia yang kuliah di Belanda akhirnya memutuskan pulang untuk alasan keamanan.

Elgine Harits salah satunya. Penerima Beasiswa OTS 2019 yang saat ini belajar di Vrije Universiteit Amsterdam tiba di Indonesia Maret lalu. Ia harus meninggalkan aktivitas magang dan perkuliahannya sebelum keadaan semakin chaos

“Kebetulan gue lagi internship juga….di kantor udah mulai ada omongan work from home,” ujar Elgine.

BACA JUGA:

Status internship-nya kini di-terminate oleh perusahaan karena banyak bisnis yang dibatalkan. Saat ini Elgine sedang mempersiapkan diri untuk menyusun tesis demi meraih gelar S2-nya.

Sayangnya, hanya masa perkuliahan dan deadline pengumpulan tugas kuliah saja yang diberi kelonggaran. Tapi tidak untuk pengumpulan tesisnya.

“Karena mereka (pihak kampus) ngeliat tesis itu bisa dikerjain di rumah. Kalo lu mau minta data, elu bisa online video call atau online survey segala macem,” tegasnya.

Seperti apa suka duka saat harus mengerjakan tugas kuliah di Indonesia? Simak perbincangan KalderaNews dengan Elgine Harits berikut ini:

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*