Aduh, Mati Listrik! 5 Tip Utama untuk Bertahan Hidup

Ilustrasi pembangkit tenaga listrik. Mati listrik masih jadi fenomena di Indonesia, khususnya Jabodetabek (KalderaNews/Ist).
Ilustrasi pembangkit tenaga listrik. Mati listrik masih jadi fenomena di Indonesia, khususnya Jabodetabek (KalderaNews/Ist).

JAKARTA, KalderaNews.com – Wilayah Jakarta, Depok dan Bekasi mengalami mati listrik pada Minggu siang (1/11). Meskipun begitu, pemadaman dadakan tidak berlangsung lama. Mati listrik terjadi pada pukul 13.00 WIB.

Entah itu sebentar atau lama, mati listrik masih menjadi rutinitas di Indonesia. Sudah seharusnya ada persiapan sebelum terjadi pemadaman dan memang harus selalu antisipasi. Inilah tip utama untuk antisipasinya:

Semprot Ruangan/ Pakai Raket Nyamuk

Mati lampu membuat nyamuk-nyamuk senang dengan tempat gelap. Supaya tidak terganggu dengan bunyi dengungnya yang sangat nyaring, adakalanya ruangan disemprot atau sediakan raket nyamuk. Khusus raket, supaya tidak kehabisan daya, maka selalu isi power secara teratur.

BACA JUGA:

Isi Daya Gawai

Tip ini wajib sekali dilakukan. Seringkali pengguna lupa untuk mengisi gawainya, entah itu karena merasa tahan lama, tidak ada keperluan penting, dan lain-lain, padahal ini penting. Gawai merupakan barang komunikasi yang harus siap sedia, terutama di keadaan genting seperti mati listrik.

Berkaca pada mati listrik Jawa tahun 2019, gangguan tersebut mempengaruhi komunikasi. Selain gawai, jangan lupa selalu siapkan pengisi daya cadangan, seperti powerbank.

Siapkan Lampu Darurat

Lampu darurat harus selalu siap sedia. Supaya tidak rusak, jangan digunakan secara rutin untuk aktivitas sehari-hari. Biarkan lampu darurat diam apa adanya di tempatnya.

Selalu Sediakan Air

Mati listrik total tahun 2019 menjadi pengalaman buruk untuk penduduk di Pulau Jawa. Selain listrik, persediaan air juga ikut berkurang karena mati lampu menyebabkan pompa air mati karena tidak ada aliran listrik. Adanya persediaan air yang sesuai kebutuhan keluarga membuat rutinitas Mandi Cuci Kakus (MCK) jadi tetap lancar.

Sediakan Makanan Cepat Saji

Banyak mengonsumsi makanan cepat saji memang tidak baik, akan tetapi bukan berarti tidak menyiapkan untuk keadaan darurat. Dalam keadaan darurat, makanan siap saji seperti mie instan, sarden, atau daging kaleng lebih mudah dimasak. Mati lampu merupakan peristiwa yang menjengkelkan. Agar tetap bisa berpikir, maka makanan menjadi pilihan supaya tetap ada energi.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*