Universitas Atma Jaya Yogyakarta Gelar Wisuda, Begini Pesan Rektor




Wisuda Universitas Atma Jaya Jogja
Wisuda di Universitas Atma Jaya Yogyakarta (KalderaNews.com/Dok.UAJY)

YOGYAKARTA, KalderaNews.com – Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menggelar Wisuda Periode II Tahun Akademik 2020/2021. Wisuda ini digelar secara daring melalui kanal Youtube UAJY.

UAJY mewisuda 494 sarjana dengan rincian 445 sarjana strata satu dan 49 sarjana strata dua (magister). Jumlah wisudawan dengan predikat cum laude sebanyak 110 orang.

Hingga saat ini UAJY telah meluluskan sebanyak 48.439 sarjana dengan rincian 45.952 sarjana strata satu dan 2.487 sarjana strata dua (magister).

Karena pandemi CovidD-19 masih merebak di Indonesia, wisuda kali ini masih berlangsung secara daring. Empat belas orang wisudawan datang ke kampus untuk mewakili wisudawan tiap program studi dan 1 orang mewakili program pascasarjana.

BACA JUGA:

Dalam wisuda tersebut, Bimo Susetyo dari Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik terpilih mewakili wisudawan untuk memberikan sambutan.

Menurut Bimo, cukup sulit menyelesaikan Tugas Akhir di masa pandemi ini. Apalagi bisa menyelesaikan studi di tempat yang diyakini merupakan salah satu Universitas terbaik di Indonesia.

“Mengutip kalimat yang dikatakan Bill Gates, tetaplah menjadi jiwa yang lapar. Lapar dalam hal ini adalah menjadi seseorang yang terus mencari ilmu dan haus akan hal baru. Mari kita bersama-sama menjadi orang yang bermanfaat demi masyarakat, mengharumkan nama Universitas ini,” ungkap Bimo.

Rektor UAJY, Prof. Ir. Yoyong Arfiadi, M.Eng., Ph.D. mengatakan, “Walaupun wisuda periode kali ini masih dilaksanakan secara daring, dan hanya sebagian kecil yang hadir di tempat upacara sesuai dengan protokol kesehatan yang harus diikuti, tidak mengurangi kebahagiaan para wisudawan/wisudawati dan orang tua/wali serta orang-orang terkasih.”

“Pemerintah Indonesia mulai melaksanakan program vaksinasi Covid-19. Vaksinasi adalah pemberian vaksin yang khusus diberikan dalam rangka meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga apabila suatu saat terpapar dengan penyakit tersebut, seseorang tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan dan tidak menjadi sumber penularan,” lanjut Yoyong.

Bagi Yoyong vaksinasi diperlukan untuk mencapai kekebalan fisik masyarakat dan melindungi masyarakat dari Covid-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi. Vaksinasi Covid-19 adalah bagian penting dari upaya penanganan pandemi Covid-19 secara menyeluruh dan terpadu.

“Pandemi merupakan situasi yang membuat kita lebih peduli pada diri kita dan orang lain di sekitar kita, tidak hanya terkait kesehatan, tetapi juga mengenai pentingnya saling menguatkan di masa sulit ini. Mari kita bersama-sama tetap semangat dan terus berkarya bagi diri sendiri dan masyarakat. Gunakanlah kesempatan ini untuk lebih aktif, produktif, kreatif dan inovatif dalam menggapai cita-cita setinggi-tingginya,” tutup Yoyong.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*