Selamat, Isti Hidayati Raih Penghargaan Disertasi Terbaik dari University of Groningen di Belanda

Isti Hidayati menerima Wierenga-Rengerink Prize dari University of Groningen pada Kamis, 1 Juli 2021
Isti Hidayati menerima Wierenga-Rengerink Prize dari University of Groningen pada Kamis, 1 Juli 2021 (KalderaNews/Dok. Nuffic Neso)

GRONINGEN, KalderaNews.com – Salah satu program yang ditunggu-tunggu pada acara Summer Ceremony yang digelar Universitas Groningen pada Kamis, 1 Juli 2021 adalah pemberian penghargaan disertasi terbaik tahun 2020.

Istimewanya, penghargaan disertasi terbaik pada tahun ini diberikan pada Isti Hidayati dari Indonesia dengan disertasi yang berjudul “Understanding mobility inequality: A socio-spatial approach to analyse transport and land use in Southeast Asian metropolitan cities”. Dengan penghargaan ini Isti Hidayati berhak atas hadiah uang tunai sebesar € 7.500.

Ia menyelesaikan sidang disertasinya dengan predikat cum laude pada Desember 2020. Ia menulis disertasinya di bawah bimbingan Prof. Claudia Yamu dan Prof. Ronald Holzacker.

BACA JUGA:

Penelitian Isti tergolong istimewa. Biasanya, penelitian yang dilakukan dalam satu bidang fokus pada perdebatan teoretis, tetapi Hidayati lebih banyak menawarkan pandangan praktis tentang ketimpangan mobilitas sistemik dan individu.

Dengan melihat data statistik, studi etnografi dan analisis morfologi spasial, ia menawarkan bukti nyata yang dapat berkontribusi pada desain kebijakan spasial di kota-kota besar Asia.

Summer Ceremony

Setiap tahunnya lebih dari 1.000 mahasiswa internasional lulus dari Universitas Groningen. Oleh karena itu Upacara Musim Panas diselenggarakan sebagai acara perpisahan kepada semua siswa internasional yang lulus. Tujuan dari penyelenggaraan acara ini untuk memberikan transisi yang mulus dari “mahasiswa internasional” menjadi alumni internasional.

Pada acara ini selain diperkenalkan Duta Alumni Internasional juga disorot mengenai pentingnya menjadi alumni, dan mendorong alumni internasional untuk tetap berhubungan dengan almamater.

Isti Hidayati bersama teman-teman kuliahnya di University of Groningen
Isti Hidayati bersama teman-teman kuliahnya di University of Groningen (KalderaNews/Dok. Nuffic Neso)

Beberapa alumni berprestasi juga akan mendapatkan penghargaan pada acara ini. Salah satunya Isti Hidayati yang akan menerima Wierenga-Rengerink Prize pada acara yang diadakan pada 1 Juli 2021 pukul 15.45 (waktu Belanda) atau 20.45 (Waktu Indonesia Barat) dan disiarkan secara lansung melalui kanal YouTube University of Groningen.

Wierenga-Rengerink Prize

Wierenga-Rengerink Prize mulai diberikan sejak tahun 2015 kepada mahasiswa PhD yang menurut juri telah menulis disertasi terbaik versi University of Groningen, Belanda. Setiap fakultas menominasikan satu calon, memilih dari disertasi yang telah diberikan penghargaan cum laude oleh fakultas tersebut dan melalui proses seleksi ini, juri yang terdiri dari rektor dan mantan rektor University of Groningen, memilih pemenang akhir.

Keluarga Wierenga-Rengerink menyediakan hadiah berupa uang tunai melalui Ubbo Emmius Fund. Hadiah ini dapat digunakan untuk pengembangan pendidikan lanjutan. Sebelumnya, penghargaan diberikan kepada Namkje Koudenburg (2014), Hanna van Loo (2015), Nigel Hamilton dan Jordi van Gestel (2016), Alain Dekker (2017), Michael Lerch (2018) dan Arpi Karapetian (2019).

Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl, mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih oleh Isti Hidayati. Peter berharap prestasi anak bangsa ini bisa menambah motivasi para pelajar Indonesia lainnya dalam bersaing di kancah internasional.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*