Universitas Mercu Buana Yogyakarta Gandeng UPSI Malaysia Bahas Kesehatan Mental Milenial




Ilustrasi: Universitas Mercu Buana Yogyakarta. (KalderaNews.com/Ist.)
Ilustrasi: Universitas Mercu Buana Yogyakarta. (KalderaNews.com/Ist.)

YOGYAKARTA, KalderaNews.com – Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) gandeng Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia gelar webinar internasional untuk berdayakan generasi muda dalam meningkatkan kesehatan mental. Seminar ini membahas mengenai kaitan antara perkembangan teknologi dengan kesehatan mental.

Dewasa ini, kesehatan mental dipengaruhi oleh bagaimana manusia bersikap terhadap media sosial. Dian Sartika Sari menuturkan, generasi milenial dapat meningkatkan kualitas kesehatan mentalnya justru dengan bersikap kritis terhadap media sosial.

“Generasi milenial tidak dapat lepas dari media sosial. Hal ini sangat berpengaruh pada kualitas kesehatan mental mereka,” ujar dosen Psikologi UMBY ini.

BACA JUGA:

Pembicara lain, Juwandi Ahmad menyampaikan bahwa pembentukan keyakinan dalam masyarakat juga sangat dipengaruhi media sosial. Apa yang dilihat orang dalam media sosial akan mempengaruhi apa yang menjadi keyakinan bahkan kepercayaan masyarakat. Untuk itu, hidup di zaman ini, setiap orang justru dituntut bersikap kritis pada apa yang ada di media sosial.

“Jangan menerima begitu saja nilai-nilai yang ada di media sosial. Saring setiap konten dan berusaha untuk tetap berpikir rasional,” ujar pembicara kedua dari UMBY ini.

Hapsah Md Yusuf, dosen UPSI Malaysia menyampaikan beberapa kelemahan dari penggunaan konseling digital terkait masalah penyesuaian budaya. Ia menuturkan, persoalan konseling digital tidak saja sebatas penggunaan alat komunikasi untuk konseling namun juga kesiapan individu dalam menerima teknologi tersebut.

“Konseling digital tidak dapat disamaratakan di setiap masyarakat karena perlu disesuaikan dengan kebutuhan individu yang akan menjadi sasaran dari konseling berbasis digital. Konseling model ini dapat dilakukan dengan pemahaman yang baik pada teknologi yang digunakan,” ujar Hapsah.

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan share pada saudara, sahabat dan teman-temanmu!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*