JAKARTA, KalderaNews.com – Media dalam pembelajaran daring bermacam-macam. Salah satunya melalui WhatsApp. Nah, efektifkah belajar via WhatsApp?
Bagi staf pengajar maupun tenaga pendidikan di berbagai instansi tentu tidak asing lagi dengan WhatsApp sebagai media penyampai materi.
Nah, apakah belajar melalui aplikasi WhatsApp sebenarnya efektif?
Simak selengkapnya di sini yuk!
BACA JUGA:
- ChatGPT, Platform Digital Yang Dianggap Dapat ‘Memusnahkan’ Tutor Belajar Manusia
- Inilah Akun TikTok dengan Followers Terbanyak, Mana Favorit Kamu?
- Ada Belasan Aplikasi Berbahaya atau Malware, Ini Daftarnya
Manfaat belajar daring via WhatsApp
- Pembelajaran Daring Via WhatsApp tidak mengharuskan siswa hadir di depan guru secara langsung
Dengan adanya sistem belajar menggunakan audio, video, maupun materi berupa teks, siswa tidak harus bertemu langsung tatap muka dengan guru.
Cukup membuka aplikasi WhatsApp, lalu menyimaknya di sana. Karena di dalam aplikasi WhatsApp sudah menyediakan fitur berbagi audio, video maupun gambar dan teks.
- Real time, meski internet susah, siswa tidak perlu resah meski nge-lag
Semakin berat sebuah aplikasi, tentu akan membuat gawai juga berat dalam mengakses internet. Nah, WhatsApp sendiri memiliki fitur ringan dan sangat mudah dalam hal sinyal internet.
- Bisa Video Call
Dengan video call, tidak hanya 1 atau 2 orang siswa saja yang dapat memahami materi. Dengan video call, guru dapat menjelaskan secara verbal materi-materi yang sulit dipahami, seperti matematika misalnya. Sehingga siswa dapat lebih up to date mengenai materi yang diajarkan.
- Dengan Grup, membuat grup pembelajaran Via WhatsApp jadi lebih mudah
Salah satu keunggulan lain dari pembelajaran via WhatsApp adalah dapat membuat grup-grup pembelajaran sesuai kelompoknya masing-masing. Baik pembagian kelas maupun per materi yang diajarkan guru.
Dengan demikian, guru dapat mengirimkan materi kepada grup dan dipelajari oleh para siswa
- Dalam pembelajaran daring Via WhatsApp, seorang guru perlu menyesuaikan materi
Tidak semua materi cocok diterapkan via WhatsApp. Materi-materi berupa PPT, teks, gambar mungkin masih dapat diberikan.
Namun jika seorang guru menyalin materi dan mengetik via WhatsApp, tentu sangat tidak efektif. Jadi, guru juga harus panda memilihkan materi yang tepat untuk diajarkan via WhatsApp.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com


Leave a Reply