
BANDUNG, KalderaNews.com – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi berencana untuk memasukan mata pelajaran wajib militer (Wamil) di Sekolah Menengah Atas (SMA).
Dedi mengatakan bahwa pelajaran wamil untuk siswa pelajar Jabar hanya ditujukan kepada anak-anak yang terlibat geng motor hingga perkelahian antarsiswa.
“Rencananya mereka yang tertangkap karena balapan liar di jalan kemudian terlibat geng motor, kena perkelahian antar-pemuda antara siswa, kita akan masukkan wajib militer,” kata Dedi.
BACA JUGA:
- Langgar SE Gubernur Jawa Barat, Kepala SMAN 6 Depok Dicopot
- Gubernur Jawa Barat Resmi Larang Guru Buat Konten Tiktok di Kelas, Ini Alasannya
- Miris! Siswa SMP Berkebutuhan Khusus di Depok Alami Perundungan, Langsung Lapor Polisi!
Skema wajib militer untuk siswa SMA Jabar
Mata pelajaran wamil ini akan berfokus pada penumpasan geng motor dan premanisme serta hal-hal lain yang menyangkut upaya menurunkan angka kriminalitas.
Masuknya pendidikan wajib militer, kata Dedi Mulyadi juga bagian salah satu dari gerakan Jabar Manunggal.
“Ini untuk pembentukan kebangsaan pada anak SMA,” kata Dedi.
Dedi berharap adanya wajib militer bisa membuat para siswa paham terkait banyak hal serta mengetahui pentingnya kedisiplinan.
“Dia ngerti dari sisi fisiknya, (misalnya) ngerti baris berbaris, dari sisi pikirannya ngerti sejarah, ngerti kebudayaan, ngerti ekologi, ngerti bagaimana masa depan bangsa, dan bagaimana disiplin,” kata Dedi.
Dengan adanya pendidikan wamil untuk siswa SMA ini, Dedi berharaap bisa membuat provinsi Jawa Barat zero tawuran dan zero pengguna narkoba.
Adapun program wajib ini akan bekerja sama dengan Komando Daerah (Kodam) Militer III/Siliwangi dan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat.
Dedi melanjutkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga sudah membuat alokasi khusus untuk menangani persoalan geng motor dan premanisme.
“Iya jadi gini geng motor sudah kita membuat alokasi untuk menangani geng motor dan premanisme di Jabar. Relatif lumayan alokasinya,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com


Leave a Reply