
BLITAR, KalderaNews.com –Sebuah video mendadak viral di platform media sosial X yang menunjukkan proses pengamanan terhadap tiga mahasiswa saat kunjungan Wakil Presiden (Wapres).
Saat itu, wapres Gibran Rakabuming Raka datang ke Kota Blitar pada Rabu siang, 18 Juni. Mahasiswa yang terlibat dalam insiden ini diketahui merupakan bagian dari Pimpinan Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Blitar.
Kejadian berlangsung ketika Wapres Gibran tiba di Rumah Makan Bu Mamik yang terletak di Jalan Cemara untuk santap siang bersama rombongan.
BACA JUGA:
- Viral dan Geger Menu MBG Masih Bahan Mentah di Tangsel, BGN Ngeles Begini
- Viral! Tangis Haru Galang, Bocah 12 Tahun di Sulawesi Tengah Ingin Terus Sekolah, Tapi Ayahnya Lumpuh
- Viral Video Perpisahan Siswa SMP di Banyuwangi Usung Tari Gandrung, Tuai Banyak Pujian
Ketiga mahasiswa tersebut membentangkan sejumlah poster yang berisi kritik, seperti tulisan “Dinasti Tiada Henti”, “Omon-omon 19 Juta Lapangan Kerja”, dan “Semangat Terus Bikin Bualan Mas Wapres”.
Tak lama kemudian, mereka diamankan oleh anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yang mengenakan pakaian putih.
Dalam video pendek yang diunggah akun @bangherwin, tampak petugas menggiring mahasiswa itu dengan memegang bagian leher dan menjauhkan mereka dari lokasi kejadian.
Kapolres berdalih mahasiswa tidak ditangkap, namun dibina
Sementara itu, Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly menyatakan bahwa peristiwa tersebut tidak termasuk penangkapan.
Langkah pengamanan diambil demi menjaga suasana tetap tenang selama kunjungan resmi berlangsung.
“Itu bukan ditangkap. Tidak ada yang ditangkap. Itu hanya diamankan saja,” ujar AKBP Titus Yudho Uly pada Kamis (19/6).
Lebih lanjut, Titus menjelaskan bahwa Gibran sempat mengajak ketiga mahasiswa tersebut makan bersama guna mendengar secara langsung pendapat mereka.
“Betul (diajak makan bareng),” ujarnya menegaskan.
Ia juga memastikan bahwa para mahasiswa telah dipulangkan dan tidak akan dikenakan proses hukum.
“Sudah dibina dan dipulangkan. Tidak ada masalah. Ini bagian dari pengamanan situasi VVIP agar tidak terjadi gangguan,” tambah Titus.
Aksi tersebut menarik perhatian luas masyarakat, terutama di media sosial. Banyak netizen menyuarakan kekhawatiran mereka terhadap ruang kebebasan berekspresi di ruang publik, khususnya saat bersinggungan dengan pejabat negara.
Adapun kedatangan Gibran ke Blitar merupakan bagian dari rangkaian agenda kerjanya di wilayah Jawa Timur, termasuk melakukan ziarah ke Makam Bung Karno dan bertemu dengan para pelaku UMKM lokal.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply