
JAKARTA, KalderaNews.com – Menggapai mimpi selalu mungkin dan itulah yang dibuktikan oleh Velika, murid kelas 11 SMA Cikal Serpong.
Velika baru saja kembali ke Indonesia setelah menuntaskan partisipasinya dalam program bergengsi AFS Global STEM Academies Scholarship di India, membawa nama baik bangsa di kancah internasional.
AFS Global STEM Academies adalah program pertukaran antarbudaya yang berfokus pada bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dan sustainability (keberlanjutan).
BACA JUGA:
- Inilah Sosok dan Profil Pendidikan Leony Vitria Hartanti yang Berani Kritisi Anggaran Aneh Pemkot Tangsel
- Murid SD Cikal Surabaya Atharizi Taklukkan Logika, Raih Perak di Kancah Matematika Internasional
- Siswi SMP Sint Carolus Tarakanita Bengkulu Raih Gelar Puteri Wisata Indonesia Kategori Remaja 2025
Program ini mempertemukan 145 pelajar dari 16 negara untuk memperluas wawasan, berinovasi melalui workshop sosial, dan mengembangkan solusi atas isu keberlanjutan global.
Mimpi yang Tertunda Sejak SMP
Velika mengungkapkan bahwa beasiswa ini sudah menjadi impiannya sejak ia duduk di bangku SMP. Meskipun sempat terhambat batasan umur, semangatnya tak pernah padam.
“Program ini selalu menjadi mimpiku sejak SMP. Tapi karena batasan umur, aku baru bisa apply untuk batch 2025,” kata Velika.
“Aku mendapatkan kesempatan untuk pergi dan belajar STEM di India dan sangat bersyukur bisa merasakan pengalaman ini.”

Bagi Velika, AFS Global STEM Academies lebih dari sekadar beasiswa. Program ini berhasil menggabungkan dua minat utamanya: rasa ingin tahu terhadap STEM dan kekuatan hubungan antarmanusia.
“Program ini memberi kita kesempatan untuk menyelami topik-topik tersebut secara bersamaan, berpikir kreatif, dan berinovasi. Melalui program ini, kita juga akan memiliki kesempatan untuk bertemu dengan murid dari berbagai negara untuk berbagi perspektif yang beragam, sehingga memperkaya pemahaman kita tentang dunia,” lanjutnya.
Menggali Wawasan STEM dan Keberlanjutan di India
Selama di India, Velika mendapatkan wawasan baru yang menambah perspektifnya tentang bagaimana STEM dapat diterapkan untuk menciptakan dunia yang lebih baik. Salah satu pengalaman paling berharga adalah kunjungannya ke Indore, kota terbersih di India.
“Aku melihat langsung cara mengelola sampah di sana. Aku melihat teknologi pemilahan sampah, daur ulang, dan pengurangan limbah yang sangat efisien,” jelas Velika. Pengalaman ini menyadarkannya bahwa teknologi memiliki peran signifikan dalam menjaga lingkungan.
Ia menyimpulkan bahwa kunci menuju dunia yang lebih baik adalah keterkaitan antara STEM, sustainability, dan keterlibatan aktif warga negara (involvement of citizens).
Selain isu lingkungan, Velika juga terkesan dengan sesi mengenai Vedic Math (Matematika India Kuno), yang mengajarkan konsep pola tertentu untuk memecahkan hampir semua masalah matematika.
“Konsepnya seru banget karena ternyata kita bisa memecahkan hampir semua problem dengan pola-pola tertentu… Kelas ini dengan mudah menjadi salah satu sesi favoritku,” tutup Velika.
Partisipasi Velika di AFS Global STEM Academies menjadi inspirasi bagi pelajar Indonesia lainnya, membuktikan bahwa ketekunan dan mimpi yang kuat dapat membuka gerbang menuju pengalaman global yang tak ternilai harganya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply