
JAKARTA, KalderaNews.com –Kemendiktisaintekresmi membuka pendaftaran Beasiswa Kemitraan Indonesia 2025. Cek ketentuannya di sini!
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) resmi membuka beasiswa kemitraan.
Program ini diperuntukkan khusus bagi dosen yang sedang menempuh atau berencana melanjutkan studi ke jenjang doktoral (S3).
BACA JUGA:
- Ada Beasiswa Prima-Visi 2025 untuk Dosen Politeknik, Bisa Ikut Pelatihan Soft Skill di Inggris
- Beasiswa Pemerintah Swiss 2025 Dibuka, Ada Tunjangan Bulanan Hingga Rp 70 Juta
- Kesempatan Emas! Beasiswa Penuh TAMBA SAMBA 2026–2027 untuk Studi MBA di Amerika Serikat
Tujuan utama dari beasiswa ini adalah meningkatkan kualifikasi akademik para dosen di perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Kemendiktisaintek.
Beasiswa juga terbuka bagi dosen dari kelompok afirmasi, penerima beasiswa parsial dari pihak ketiga, maupun peserta program pra-doktoral yang sebelumnya diselenggarakan Direktorat Sumber Daya Ditjen Dikti.
Beasiswa Kemitraan Indonesia tersedia untuk seluruh bidang studi jenjang doktor, baik di dalam maupun luar negeri.
Khusus bagi universitas tujuan luar negeri, kampus wajib memberikan potongan biaya kuliah sebagai bentuk co-funding, yang harus tercantum jelas dalam LoA tanpa syarat (unconditional).
Durasi pendanaan beasiswa ini maksimal empat tahun untuk mahasiswa baru dan tiga tahun untuk penerima yang sudah berstatus on-going.
Rincian persyaratan lengkap dapat dilihat pada Booklet Beasiswa Kemitraan Indonesia 2025 yang telah diterbitkan resmi.
Syarat Beasiswa Kemitraan Indonesia 2025
Syarat Umum
1. Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan KTP atau paspor yang masih berlaku.
2. Berusia maksimal 45 tahun per 31 Desember 2025
3. Berstatus dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kemdiktisaintek
4. Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
5.Telah lulus program magister, dibuktikan dengan ijazah magister (*bagi lulusan magister luar negeri, harus menyertakan SK Penyetaraan Ijazah yang diterbitkan oleh Kemdiktisaintek)
6. Belum pernah menyelesaikan studi program doktor
7. Memiliki Surat Izin Melanjutkan Studi dari pimpinan instansi asal sesuai format
8. Memiliki Personal Statement (dalam bahasa Inggris) sesuai format
9. Memiliki proposal penelitian (dalam bahasa Inggris) untuk studi jenjang doktor sesuai format
10. Memiliki Letter of Acceptance (LoA) yang masih berlaku dan tidak bersyarat (unconditional) dari perguruan tinggi tujuan di luar negeri
11. Memiliki Curriculum Vitae (termasuk rekam jejak penelitian dan publikasi) dalam bahasa Inggris
12. Menandatangani Surat Pernyataan Pendaftar Program BKI sesuai format
13.Tidak diperkenankan menerima beasiswa lain (double funding) untuk komponen-komponen yang sama
Syarat Khusus Mahasiswa Baru
1. Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku (dua tahun sejak tanggal terbit) dengan skor minimal TOEFL ITP®560 atau TOEFL iBT® 80 atau PTE Academic 58 atau IELTS 6,5
2. Memiliki LoA tanpa syarat yang masih berlaku.
3. Memiliki dua buah surat rekomendasi akademik berbahasa Inggris (contoh: dari pembimbing jenjang magister atau atasan langsung).
4. Memiliki surat keterangan sehat dari dokter rumah sakit pemerintah
Syarat Khusus Mahasiswa On Going
1. Salinan kartu mahasiswa (Student ID Card)
2. Pelamar telah menempuh studi doktor minimal 1 tahun atau maksimal 2 tahun
3. Memiliki LoA tanpa syarat
4. Surat rekomendasi dari supervisor/dosen pembimbing di universitas tempat studi
5. Surat keterangan aktif kuliah dari universitas tempat studi
6. Transkrip nilai semester selama studi berlangsung
Komponen Pendanaan Beasiswa Kemitraan 2025
Mahasiswa Baru
1. Biaya registrasi (satu kali)
2. Biaya studi (sesuai tagihan, apabila diperlukan)
3.Biaya perjalanan (satu kali pergi-pulang)
4. Biaya visa (satu kali)
5. Biaya kedatangan (satu kali)
6. Biaya hidup (per bulan)
7. Biaya subsidi penelitian (per semester)
8. Biaya buku (per semester)
9. Asuransi kesehatan (per tahun)
10. Tunjangan keluarga (mulai tahun kedua studi)
11. Biaya keadaan force majeure (at cost)
Mahasiswa On Going
1. Biaya hidup (per bulan)
2. Biaya studi (sesuai tagihan, apabila diperlukan)
3. Biaya tiket pulang selesai studi (satu kali)
4.Biaya subsidi penelitian (per semester)
5. Biaya buku (per semester)
6. Asuransi kesehatan (per tahun)
7. Tunjangan keluarga (mulai tahun kedua studi)
8. Biaya keadaan force majeure (at cost)
Pendaftaran Beasiswa Kemitraan 2025 dibuka secara online melalui https://kemdiktisaintek.go.id/. Adapun informasi lebih lengkap dapat diakses DI SINI.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com


Leave a Reply