
JAKARTA, KalderaNews.com – Sekolah sebagai penyelenggara pendidikan tidak semata-mata hanya memberikan pembelajaran ilmu pengetahuan saja. Tengok saja kegiatan bidang kesiswaan di SMA Tarakanita 2 Jakarta dalam memberikan praktek pembelajaran demokrasi.
Pada Senin 06 Oktober 2025 sekolah ini menyelenggarakan pemilihan untuk ketua OSIS dengan sistem pencoblosan kartu suara.
Dalam rangka pemilihan dan penentuan Ketua OSIS pemilihan umum (pemilu) bagi seluruh murid dilakukan Bahkan, guru dan karyawan juga ikut ambil bagian dalam “pencoblosan” pemilihan ketua OSIS.
BACA JUGA:
- SMA Tarakanita 1 Gelar Character Building di Serua Green Village
- Seminar SMA Tarakanita 1, Seru Berkreasi dan #SalingJaga di TikTok
- Arunika: Meniti Cahaya, Merangkai Asa dalam Simfoni Tanpa Batas di SMA Tarakanita 1
Model pemilihan OSIS dengan pencoblosan langsung ini sudah cukup lama dilaksanakan di SMA Tarakanita. Model ini lebih jujur dan terbuka untuk memilih ketua.
Dari hasil penghitungan suara, Abigail Marsya dari Kelas F5 XI mendapat suara 204, Imanuel Juventius dari Kelas F3 XI mendapat 191 suara, sedangkan Nicolas dari F4 XI mendapat 90.
Total pemilih 487, jumlah suara 485, golput 2, suara tidak 0. Berdasarkan perhitungan tersebut maka A. Marsya terpilih menjadi Ketua OSIS terpilih periode berikutnya.
Pemilu sekolah ini merupakan lanjutan dari kegaitan sebelumnya, yakniLatihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang menyiapkan para calon pengurus OSIS, dilanjutkan seleksi untuk calon ketua berdasarkan nilai dan kinerja selama LDK.
Selanjutnya, para calon tiga besar Ketua OSIS mengadakan kampanye aktif untuk menyosialisasikan program jika menjadi ketua.
Pada dasarnya penerapan demokrasi di sekolah banyak dilakukan dalam berbagai bentuk kegiatan secara sederhana.
Lingkungan sekolah SMA Tarakanita 2 Jakarta sangat mendukung sistem demokrasi, seperti adanya musyawarah di kelas (diskusi kelompok, memilih pengurus kelas), menghormati keberagaman pendapat dan keyakinan, mematuhi aturan – aturan sekolah.
Yang paling besar untuk perwujudan demokrasi adalah saat pemilihan ketua OSIS.
Nilai-nilai yang Ditanamkan
Sekolah selalu menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini, pendidikan yang langsung menerapkan dan mempraktekkannya dalam kehidupan. Aspek kebermanfaatan dari pendidikan benar-benar ada di lingkungan sekolah.
Salah satu tujuannya yakni memiliki rasa kepedulian terhadap kegiatan sekolah sekaligus membentuk karakter murid yang berorientasi pada keadilan dan tanggungjawab.
SMA Tarakanita 2 Jakarta berkomitmen dan konsisten dalam pembentukan karakter bagi seluruh murid. Proses pemilu Ketua OSIS merupakan bentuk dari perwujudan nilai-nilai ketarakanitaan, yaitu “Celebration dan Community”.
Para murid pun mengembangkan rasa syukur atas kehidupan melalui iman dan tindakan positif membangun semangat kebaikan.
Siswa berpartisipasi aktif dalam kegiatan OSIS, diskusi, kegiatan advokasi isu-isu di sekolah. Pesta demokrasi dalam pemilu OSIS sebagai ungkapan rasa syukur dalam proses pembelajaran di sekolah.
Sekolah membangun persaudaraan sejati, saling percaya dan gotong royong, kebersamaan sebagai komunitas sekolah. Semua ini menjadi pondasi demokrasi yang kuat dan harmonis.

“Community” pada para murid memberikan harapan yang besar dalam mengembangkan pendidikan demokrasi di sekolah.
Pendidikan berdemokrasi di sekolah memberikan kesempatan bagi para murid untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan sekolah. Nilai-nilai kebebasan, tanggungjawab, keadilan, kebersamaan terinternalisasi dalam diri murid.
Pemilu di sekolah memberikan kesempatan bagi seluruh murid dalam mengembangkan potensi diri, terutama dalam berorganisasi dan kepemimpinan serta meningkatkan kemampuan dan ketrampilan sosialnya.
“Pesta demokrasi” menjadi sarana serta mengakomodasi kepentingan dari seluruh komunitas sekolah. Membantu menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman, aman, saling menghargai dan bertoleransi.
Dan tentu saja pemilu di sekolah dapat mempersiapkan murid sebagai generasi yang cerdas, kritis pada nantinya dalam mewujudkan demokrasi yang lebih baik di masyarakat, bangsa dan negara.
Melalui Pemilu OSIS tingkatkan semangat Kekeluargaan, Kerjasama, dan Gotong royong, “Community” bukan sekadar dominasi mayoritas di sekolah. (Penulis: Winarto)
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com


Leave a Reply