
JAKARTA, KalderaNews.com- Sebuah video yang menampilkan momen antara seorang ayah dan anaknya tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Dalam video tersebut, sang ayah dengan lembut meminta anaknya agar tidak memakan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah.
Momen ini terjadi bertepatan dengan hari pertama sang anak menerima jatah makanan dari program tersebut.
BACA JUGA:
- Viral di Media Sosial, Momen Peserta MTQ Mahasiswa Nasional 2025 Menjawab Soal Hanya Setelah 1 Kata Dibacakan
- Respons Ahmad Luthfi Soal Kasus MBG di Jawa Tengah Tuai Kritik, Warganet Soroti Ucapan “Perutnya Kaget”
- Pemprov Jateng Rilis Nomor Hotline Aduan Keracunan MBG, 08112622000
Ayah Larang Anak Makan MBG
Dalam rekaman itu, sang ayah terdengar berkata dengan nada penuh kasih,
“Kakak inget ya, kalau dapat makanan dari Bu Guru bilang, MBG Itu tidak dimakan, oke?”
Kalimat itu diucapkan dengan lembut, namun tegas, menunjukkan rasa khawatir seorang ayah terhadap kesehatan buah hatinya. Video tersebut diunggah oleh akun @rdwnilyas dan menjadi viral di media sosial.
Melalui video itu pula, sang ayah berusaha menjelaskan alasannya. Ia menuturkan bahwa anaknya tidak perlu memakan makanan dari MBG karena sudah dibekali makanan dari rumah.
Selain itu, ia juga memberikan pengertian kepada sang anak agar tidak merasa bersalah bila tidak mengikuti teman-temannya.
Sang ayah menegaskan bahwa apabila anaknya ingin makanan tertentu, ia sendiri siap memasakkan.
Ia kembali menasihati anaknya dengan kalimat,
“Bilang sama bu Guru, aku tidak makan MBG karena sudah bawa bekal,”
Kalimat itu menunjukkan betapa ia ingin memastikan anaknya aman dan nyaman dengan pilihan tersebut.
Warganet Pro Kontra Atas Aksi Sang Ayah
Unggahan ini pun langsung mengundang reaksi beragam dari warganet. Banyak yang memahami kekhawatiran sang ayah, mengingat beberapa waktu belakangan sempat beredar isu mengenai kualitas makanan program MBG di sejumlah sekolah.
Namun, ada pula yang menilai bahwa langkah sang ayah sebaiknya disertai komunikasi langsung dengan pihak sekolah agar tidak menimbulkan salah paham.
Salah satu pengguna Instagram dengan akun @pisang_hijou’s menuliskan komentar,
“Pada protes kontennya. Kalau anaknya kenapa-kenapa bukan ente yg pusing wahai netizen budiman, jd ya terserah bapaknya dong.”
Komentar ini disetujui banyak pengguna lain yang menilai tindakan sang ayah sebagai bentuk tanggung jawab.
Akun @its.silviiaaa juga menimpali dengan komentar singkat,
“setuju, lbh mahal msk RS nya.”
Sementara itu, @andieferi menulis dengan nada sarkastik,
“Tolak makan beracun geratis.”
Adapun @mangjoehana menyindir dengan kalimat,
“Jadi horor akibat pengelolaan salah urus ????”
Terlepas dari pro dan kontra di kolom komentar, video ini berhasil membuka kembali perbincangan publik mengenai keamanan dan transparansi program Makan Bergizi Gratis.
Banyak yang berharap pemerintah dan sekolah lebih memperhatikan kualitas bahan pangan agar program baik tersebut tidak menimbulkan kekhawatiran di masyarakat.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply