
PALEMBANG, KalderaNews.com- Pihak SMKN 7 Palembang akhirnya memberikan klarifikasi terkait kasus viral dugaan fitnah terhadap seorang siswa berinisial M.
M sebelumnya dituduh menggunakan narkoba oleh salah satu guru. Sekolah menegaskan bahwa persoalan tersebut kini telah ditangani langsung oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Proses mediasi juga sudah dilakukan dengan pendampingan dari pihak dinas untuk mencari solusi terbaik bagi kedua belah pihak.
BACA JUGA:
- Heboh di Palembang! Anak Influencer Dituduh Narkoba oleh Oknum Guru, Ternyata Negatif, Netizen Geram pada Pihak Sekolah
- Viral Menu MBG Depok: Pangsit Goreng dan Kentang Rebus Jadi Sorotan!
- Guru SD di Kediri Viral, Ajarkan Siswa Menyetrika agar Mandiri dan Tidak Patriarki
Pihak SMKN 7 Palembang Minta Disdik untuk Mediasi
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 7 Palembang, Lukman, menjelaskan bahwa sekolah telah mengikuti tahapan mediasi yang diselenggarakan oleh dinas.
Ia menuturkan bahwa penyelesaian selanjutnya akan sepenuhnya berada di bawah kendali instansi tersebut.
“Permasalahan ini sudah diambil alih oleh Dinas Pendidikan Sumsel. Kami juga sudah menjalani proses mediasi. Untuk informasi lebih lanjut silakan konfirmasi langsung ke pihak dinas,” ujar Lukman.
Sebelumnya, Nita (35), ibu dari siswa berinisial M, menuturkan bahwa guru yang menuduh anaknya sempat datang ke rumah bersama kepala sekolah, wakil humas, dan wali kelas untuk meminta maaf setelah video peristiwa itu viral di media sosial. Namun, Nita menganggap permintaan maaf tersebut tidak dilakukan dengan tulus.
“Kalau memang menyesal, seharusnya datang sendiri, bukan ramai-ramai. Saya juga minta dibuatkan video permintaan maaf pribadi untuk memulihkan nama anak saya,” kata Nita.
Permintaan itu tidak dikabulkan. Pihak sekolah justru membuat video permintaan maaf bersama dengan melibatkan beberapa guru lain.
Karena dinilai tidak sesuai kesepakatan, Nita meminta agar permintaan maaf disampaikan langsung di hadapan siswa. Namun, mediasi kembali tidak mencapai titik temu.
Merasa tidak mendapatkan keadilan, Nita kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polrestabes Palembang dengan dugaan fitnah dan pencemaran nama baik.
“Kesempatan meminta maaf sudah kami berikan berkali-kali, tapi tidak diindahkan. Jadi sekarang biarlah proses hukum yang berjalan,” tegasnya.
Kronologi Siswa Dituduh Pakai Narkoba
Kasus ini bermula saat M dituduh menggunakan narkoba setelah beredar sebuah video di lingkungan sekolah. Namun, hasil tes urine di RS Bhayangkara Palembang memastikan bahwa M negatif narkoba.
Meski hasil tes tersebut membuktikan dirinya bersih, tuduhan yang terlanjur beredar sempat memengaruhi kondisi psikologis M.
Dengan dukungan keluarga serta beberapa pihak di sekolah, ia perlahan mulai memulihkan semangatnya untuk kembali bersekolah.
Nita berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran penting bagi dunia pendidikan agar lebih berhati-hati dalam menanggapi tuduhan terhadap siswa, terutama yang menyangkut nama baik dan masa depan mereka.
“Sekolah seharusnya jadi tempat anak-anak merasa aman dan dididik, bukan tempat di mana mereka difitnah tanpa bukti,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply