DENPASAR, KalderaNews.com– Nama Vito Simanungkalit, mahasiswa Universitas Udayana (Unud), menjadi sorotan publik setelah video dan percakapan yang melibatkan dirinya dalam kasus perundungan terhadap Timothy Anugerah tersebar luas di media sosial.
Vito merupakan salah satu dari dua mahasiswa yang telah menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada orang tua mendiang Timothy, setelah sebelumnya dilakukan juga oleh Erick Gonata.
Namun yang mengejutkan publik, ibunda Timothy justru tidak menunjukkan kemarahan, bahkan menganggap Vito seperti anaknya sendiri.
BACA JUGA:
- Profil Calista Amore Manurung, Mahasiswa FK Unud yang Bully Timothy Anugerah dan Menjadi Sorotan Warganet
- Sosok Timothy Anugerah, Mahasiswa Unud yang Bunuh Diri, Ternyata Aktivis Sosial Baik dan Rendah Hati
- Kasus Mahasiswa Unud yang Tewas, Kemendiktisaintek dan DPR Desak Investigasi Transparan dan Adil
Siapa Vito Simanungkalit?
Vito merupakan salah satu mahasiswa yang ikut serta dalam percakapan grup WhatsApp berisi 11 mahasiswa Unud, yang membicarakan mengenai peristiwa jatuhnya Timothy dari lantai 4 gedung FISIP pada Rabu (15/10).
Saat itu, Vito dan beberapa mahasiswa lainnya kedapatan mengolok-olok Timothy. Setelah percakapan tersebut tersebar dan viral, mereka kemudian membuat video permintaan maaf yang ditujukan kepada keluarga korban.
Tidak hanya itu, Vito bersama ibunya juga mendatangi langsung orang tua Timothy untuk menyampaikan penyesalan dan memohon maaf secara pribadi.
Dalam kesempatan tersebut, Sharon (48) ibunda Timothy memberikan tanggapan yang menyentuh hati publik.
“Kamu saya kenai wajib lapor sama saya, tante sudah enggak punya anak lagi, jadi kamu sekarang harus jadi anak Tante, Tante ingin lihat komitmen kamu untuk jadi orang yang lebih baik untuk kamu bawa spiritnya Timmy ini, bagaimana dia selama ini menjalani hidupnya,“ ujar Sharon.
Vito diketahui merupakan mahasiswa Ilmu Politik di FISIP Universitas Udayana, dan sempat aktif sebagai Wakil Kepala Departemen Eksternal Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (Himapol).
Namun, setelah kasus perundungan ini mencuat, pihak Hima secara resmi memberhentikan Vito dari jabatannya pada 16 Oktober 2025.
Dari informasi yang tercantum di akun LinkedIn-nya, Vito pernah bekerja sebagai Commission Sales Associate di Roy Glass Poles Kaca. Usai namanya menjadi viral, seluruh akun media sosialnya kini dikunci untuk menghindari perhatian publik.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply