
JAKARTA, KalderaNews.com – Ada fenomena langit yang menarik pada 4 November 2025. Langit malam bakal dihiasi Supermoon terbesar dan tercerah sepanjang tahun.
Peristiwa kosmik ini adalah yang kedua dari tiga supermoon beruntun di akhir tahun 2025, dan diprediksi menjadi salah satu yang paling menakjubkan dalam beberapa tahun terakhir.
Supermoon kali ini secara tradisional dikenal sebagai “Beaver Moon”, sebuah nama kuno dari suku adat Amerika Utara, yang menandai waktu berang-berang sibuk membuat sarang dan para pemburu mulai memasang perangkap sebelum musim dingin tiba.
BACA JUGA:
- Waspada! BMKG Prediksi Puncak Musim Hujan Lebih Panjang, November 2025 – Februari 2026
- Jakarta Siaga! 25 Hari ke Depan Diprediksi Hujan Ekstrem!
- 7 Fenomena Langit Menarik yang Akan Terjadi Sepanjang Bulan November 2025
Supermoon istimewa!
Supermoon tidaklah selalu sama. Bulan Purnama November 2025 ini memiliki keistimewaan tersendiri, yaitu:
- Bulan akan berada sekitar 27.000 km lebih dekat ke Bumi dari jarak orbit rata-rata.
- Kedekatan ini membuatnya tampak 7% lebih besar dan hingga 16% lebih terang daripada bulan purnama biasa.
- Secara ilmiah, supermoon terjadi saat Bulan Purnama bertepatan dengan perigee (titik terdekatnya dengan Bumi). Kombinasi “perigee full moon” November 2025 ini sangat ideal dan intens, cukup kuat untuk membuat bayangan samar di tanah, sebuah efek langka yang hanya terjadi pada supermoon paling ekstrem!
Waktu terbaik untuk mengamati
Kamu tidak memerlukan teleskop atau alat khusus untuk menikmati pertunjukan ini. Cukup cari lokasi dengan langit cerah dan minim polusi cahaya.
Waktu paling ideal untuk melakukan pengamatan Supermoon ini adalah pada jam pertama setelah bulan terbit di ufuk timur.
Ketika bulan berada di posisi rendah di cakrawala, kamu akan merasakan dua keajaiban:
- “Moon Illusion”: Otak kita tertipu, membuat bulan tampak jauh lebih besar karena dibandingkan dengan objek darat seperti pepohonan atau bangunan.
- Warna keemasan: Pada awal kemunculannya, atmosfer Bumi akan menyebarkan cahaya biru dan menyisakan warna merah-oranye. Efek ini membuatnya tampak seperti “bola emas besar yang hangat” di langit malam, menambah dramatisasi yang luar biasa.
Fotografi Supermoon
Bagi kamu yang gemar memotret, waktu bulan terbit adalah golden hour!
- Gunakan siluet pepohonan, atap rumah, atau sosok manusia di latar depan. Ini akan memberikan skala yang jelas dan membuat foto Supermoon terlihat sangat dramatis.
- Meskipun menggunakan kamera ponsel, pastikan pengaturan kamu (seperti fokus dan exposure) diatur dengan cermat.
- Segera jadwalkan malam tanggal 4 November 2025. Pergi ke luar, lihat ke atas, dan nikmati keindahan purnama paling besar dan paling bercahaya yang akan menerangi malam dari senja hingga fajar!
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply