Apa Itu Yapping? Istilah yang Sedang Tren di Media Sosial

TikTok. (Ist.)
TikTok. (Ist.)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com- Pernahkah kamu mendengarkan istilah yapping? Kata ini berasal dari bahasa Inggris dan kini cukup populer di media sosial, terutama kalangan Gen-Z.

Bahkan, istilah tersebut masuk sebagai salah satu kata yang paling sering dicari di Google sesuai laporan Google Year In Search 2025.

Secara umum, yapping berakar dari kata dasar yap. Dalam konteks berbahasa Inggris, kata ini tidak hanya dipakai untuk menyebut manusia, tetapi juga hewan, misalnya anjing. Lalu, sebenarnya apa makna dari istilah yapping?

BACA JUGA:

Apa itu Yapping?

Dalam percakapan sehari-hari di media sosial, yapping digunakan sebagai bentuk slang. Menurut Merriam Webster, yap berfungsi sebagai kata kerja dan kata benda. Berikut masing-masing definisinya:

1. Yap sebagai kata kerja:

Berbicara dengan nada melengking dan mendesak

Menggonggong secara cepat

2. Yap sebagai kata benda:

Gonggongan yang cepat dan tajam

Suara melengking dan berbicara terus-menerus

Dapat menggambarkan seseorang yang udik, bodoh, atau tidak sopan

Dalam slang, dapat diartikan sebagai mulut

Sementara itu, Collins Dictionary menggolongkan yapping sebagai kata benda dan kata sifat dalam ranah informal. Artinya tetap sama:

Menggonggong atau menyalak

Informal: berbicara tanpa henti, terutama mengenai hal yang tidak penting

Sedangkan Oxford Learner’s Dictionary memberikan definisi yang sedikit berbeda:

Menggonggong dengan suara tinggi dan berulang, biasanya mengganggu

Informal: berbicara secara konyol, keras, dan sering kali menjengkelkan

Asal Usul Istilah Yapping

Masih menurut sumber dari Merriam Webster, istilah yap sudah digunakan sejak 1596. Pada awal kemunculannya, kata ini menggambarkan cara bicara yang keras dan mendesak. Kemudian, pada tahun 1822, yap digunakan sebagai kata benda untuk menyebut jenis gonggongan yang cepat dan tajam.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Berikut contoh kalimat dari Cambridge Dictionary, di mana kata yapping digunakan sesuai konteks:

“He will be yapping at the wrong things at the wrong time” (dia akan berbicara yang tidak perlu tentang hal-hal yang salah pada saat yang salah).

“During this episode, the dog runs along yapping at the deer and falls into the pond with the boy” (selama episode ini, anjing berlari sambil menggonggong ke arah rusa dan jatuh ke kolam bersama seorang anak laki-laki).

“Meantime, perhaps he will stop yapping” (sementara itu, mungkin dia akan berhenti mengoceh).

Kata yapping kini tidak hanya digunakan dalam bahasa lisan, tetapi juga menjadi istilah populer di dunia maya untuk menyebut seseorang yang terus mengomel, berbicara berlebihan, atau menyampaikan sesuatu tanpa henti.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*