
JAKARTA, KalderaNews.com – Sekolah Dasar Tarakanita 3 Jakarta Selatan bekerja sama dengan MCDonald’s mengadakan lomba menggambar dengan tema “Sekolahku” dengan durasi waktu 90 menit pada Jumat, 5 Desember 2025. Lomba ini diselenggarakan setelah pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS).
Sekolah Dasar Tarakanita 3 yang berlokasi di Grogol Utara, Kebayoran Lama ini memiliki kekhususan “Sahabat Lingkungan” berkomitmen terhadap pendidikan karakter dan lingkungan. Berbagai kegiatan lingkungan telah dilaksanakan oleh sekolah ini, seperti program daur ulang, penanaman pohon, dan edukasi lingkungan.
Lomba menggambar dengan tema “Sekolahku” merupakan kompetisi seni rupa yang mengajak siswa menuangkan imajinasi dan pengalaman mereka tentang lingkungan sekolah ke dalam karya visual.
BACA JUGA:
- Tim Kerasulan dan Guru BK Tarakanita Wilayah Jakarta Dibekali Ilmu Kritis Isu Keluarga Modern
- Tanamkan Semangat Toleransi Peserta Didik, SMA Tarakanita Magelang Sambangi Pondok Pesantren Selamat
- Tingkatkan Kualitas SDM dan Layanan Pendidikan, Yayasan Tarakanita Adakan Ujian Kompetensi Guru (UKG)
Kompetisi ini tidak sekadar menilai kemampuan teknis menggambar, tetapi juga mengintegrasikan empat nilai karakter penting Tarakanita: creativity (kreativitas), compassion (kepedulian), competence (kompetensi), dan conviction (keyakinan). Peserta diharapkan mampu menggambarkan sekolah bukan hanya sebagai bangunan fisik.
Lomba ini diperuntukkan bagi siswa dari kelas 1 sampai 6 SD Tarakanita 3. Panitia Dewan juri dipilih dari kalangan guru yang paham dan mengerti tentang seni rupa dan yang memahami nilai-nilai karakter yang diusung.
Seluruh siswa, tanpa memandang tingkat kemampuan menggambar, didorong untuk berpartisipasi karena lomba ini lebih menekankan pada ekspresi diri dan pesan yang ingin disampaikan.
Kembangkan 4 Nilai Karakter Melalui Seni
Lomba ini diselenggarakan dengan tujuan mengembangkan empat nilai karakter kunci melalui medium seni.
Creativity diasah ketika siswa menciptakan interpretasi unik tentang sekolah mereka menggunakan imajinasi untuk menggambarkan visi ideal atau kenangan berharga.
Compassion tercermin dalam karya yang menampilkan kepedulian terhadap sesama, seperti menggambarkan keberagaman, persahabatan atau guru yang mengajar dengan penuh dedikasi.

Competence ditunjukkan melalui penguasaan teknik menggambar, pemilihan warna, komposisi, dan kemampuan menyampaikan pesan visual dengan efektif.
Conviction terlihat dari keyakinan dan keberanian siswa dalam menyuarakan pandangan mereka tentang pendidikan, cita-cita, dan nilai-nilai yang mereka pegang teguh.
Sarana Pendidikan Karakter
Lebih jauh, lomba ini bertujuan membangun rasa memiliki dan cinta terhadap sekolah, memberikan wadah ekspresi bagi siswa yang berbakat di bidang seni, serta menciptakan dokumentasi visual yang bermakna tentang bagaimana siswa memandang institusi pendidikan mereka.
Kriteria penilaian mencakup kesesuaian dengan tema, kreativitas dan orisinalitas, teknik dan kerapian, pemilihan warna dan komposisi, serta kemampuan menyampaikan pesan nilai karakter.
Setelah penjurian, karya-karya terbaik dipamerkan di area strategis sekolah dan pemenang mendapatkan penghargaan berupa sertifikat, piala, dan hadiah dari McDonald’s.

Yang tidak kalah penting, seluruh karya didokumentasikan dan dapat menjadi bagian dari portofolio sekolah atau dipublikasikan di media sosial sekolah untuk menginspirasi siswa lainnya.
Lomba menggambar tema “Sekolahku” bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi sarana pendidikan karakter Tarakanita yang menyenangkan, dimana setiap goresan pensil dan sapuan warna adalah cerminan dari nilai-nilai luhur yang ingin ditanamkan sekolah kepada siswanya. (Penulis: Bernardus Deky Mulyo Utomo, SD Tarakanita 3).
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply