
The Path To Financial Freedom, EduFulus – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan kehati-hatian tingkat tinggi dalam mengawasi perkembangan aset keuangan digital di Indonesia.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat dua entitas perusahaan yang sedang memproses perizinan untuk menjadi infrastruktur penyelenggara bursa, kliring, dan tempat penyimpanan (kustodian) aset kripto.
Langkah ini menegaskan bahwa OJK tidak mau gegabah dalam membuka gerbang pasar baru, terutama mengingat volatilitas dan risiko tinggi yang melekat pada aset kripto, menjadikan proses verifikasi sebagai benteng utama perlindungan investor.
SIMAK JUGA: Wajib Tiru Jepang, Bursa Kripto Punya Dana Cadangan Ganti Rugi Insiden Nasabah Bangkrut
Hasan Fawzi menekankan bahwa proses penerbitan izin untuk dua infrastruktur penyelenggara ini dilakukan dengan syarat yang sangat ketat dan hati-hati, jauh melampaui persyaratan perizinan biasa.
Syarat ketat ini mencakup berbagai aspek fundamental, mulai dari kelembagaan, kecukupan permodalan, integritas jajaran pengurus, hingga kesiapan sistem operasional yang harus terbukti andal.
OJK berjanji bahwa izin baru hanya akan dikeluarkan setelah semua kriteria terpenuhi untuk memastikan integritas dan keamanan ekosistem kripto nasional.
Meskipun proses berjalan dan antusiasme pasar tinggi terhadap kemungkinan adanya bursa kripto baru, OJK masih enggan membocorkan nama-nama perusahaan yang tengah mengajukan izin tersebut, dan yang lebih penting, tidak memberikan target pasti kapan perizinan tersebut akan dikeluarkan.
Sikap penuh kehati-hatian ini menggarisbawahi komitmen OJK untuk memprioritaskan stabilitas dan perlindungan konsumen di sektor aset kripto, dimana kualitas infrastruktur dianggap jauh lebih penting daripada kecepatan peluncuran.
SIMAK JUGA: OJK Tidak Main-main Proses Izin 2 Bursa Kripto Baru, Persaingan Sehat Jadi Katalis Positif
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus lainnya di Google News. Dus, jika Anda ingin bekerjasama dengan kanal EduFulus, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply