Insentif Guru Honorer Naik Jadi Rp400 Ribu, P2G: Mirip Bansos!

Ilustrasi. Uang Rupiah Indonesia (Dok. KalderaNews/Ist)
Uang Rupiah Indonesia (Dok. KalderaNews/Ist)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Mendikdasmen, Abdul Mu’ti mengumumkan kenaikan insentif bagi guru non-Aparatur Sipil Negara (non-ASN) atau honorer mulai 2026. Kayak Bansos ya?

Mu’ti memaparkan bahwa insentif yang sebelumnya sebesar Rp300.000 per bulan akan naik menjadi Rp400.000 per bulan.

Pemerintah menargetkan sebanyak 798.905 guru honorer akan menerima manfaat dari kenaikan ini.

BACA JUGA:

Sebagai perbandingan, pada tahun 2025, guru honorer menerima total Rp2,1 juta yang dibayarkan sekaligus untuk rapel 7 bulan (Juli).

Dengan skema baru di 2026, kesejahteraan guru diharapkan terus meningkat secara bertahap.

Insentif guru honorer rasa Bansos

Sementara, Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menilai angka tersebut masih jauh dari kata layak untuk menunjang kebutuhan hidup, terutama bagi guru yang sudah berkeluarga.

Kepala Bidang Advokasi Guru P2G, Iman Zanatul Haeri, memberikan sindiran menohok terkait nominal baru ini.

“Kalau kenaikannya Rp100.000, berarti dari Rp300.000 menjadi Rp400.000. Itu seharga roti ya di Los Angeles,” cetus Iman.

Menurut P2G, nominal Rp400.000 lebih terlihat seperti Bantuan Sosial (Bansos) daripada sebuah upah profesi.

P2G mendesak pemerintah untuk segera merumuskan standar Upah Minimum Guru agar tenaga pendidik tidak lagi terjebak dalam upah di bawah standar hidup layak.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*