Wow, Iman Rachman Mundur dari Jabatan Dirut BEI Pasca Guncangan Indeks MSCI

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, secara mengejutkan mengumumkan pengunduran dirinya pada Jumat (30/1/2026).
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, secara mengejutkan mengumumkan pengunduran dirinya pada Jumat (30/1/2026) (EduFulus/GWK)
Sharing for Empowerment

The Path To Financial Freedom, EduFulus – Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, secara mengejutkan mengumumkan pengunduran dirinya pada Jumat (30/1/2026). Langkah ini diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas gejolak ekstrem yang melanda pasar modal Indonesia dalam beberapa hari terakhir.

Dalam konferensi pers yang digelar di Gedung BEI, Jakarta, Iman menegaskan bahwa keputusannya didasari oleh kondisi pasar yang tidak stabil akibat sentimen global.

“Saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, sebagai bentuk tanggung jawab atas apa yang terjadi dua hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia,” ujar Iman.

SIMAK JUGA: OJK “Cuci Gudang” Bursa, Emiten Wajib Free Float 15% atau Ditendang Keluar!

Ia berharap keputusannya dapat memberikan ruang bagi pasar modal untuk melakukan pemulihan. “Semoga dengan pengunduran diri ini, pasar modal kita menjadi lebih baik,” tambahnya.

“Sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi Pasar Modal Indonesia selama beberapa waktu ke belakang, pada hari ini, Jumat (30/1), Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengundurkan diri. Selanjutnya, Manajemen BEI akan menjalankan prosedur sesuai dengan dokumen tata kelola perusahaan dan ketentuan yang berlaku,” demikian isi pernyataan resmi Bursa.

Pemicu Gejolak: Kebijakan MSCI dan Trading Halt

Pasar modal Indonesia diketahui berada di bawah tekanan hebat setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan pembekuan sementara perlakuan indeks terhadap saham-saham Indonesia. Kebijakan MSCI ini meliputi:

  • Pembekuan seluruh kenaikan bobot saham Indonesia.
  • Penghentian penambahan saham baru ke dalam indeks MSCI.
  • Peniadaan kenaikan kelas saham di seluruh segmen indeks.

Dampaknya, IHSG sempat mengalami terjun bebas yang memicu penghentian perdagangan sementara (trading halt).

Transisi Kepemimpinan

Iman Rachman, yang telah menjabat sejak 29 Juni 2022, menjelaskan bahwa proses transisi akan mengikuti anggaran dasar perseroan.

Untuk sementara, operasional bursa akan dijalankan oleh Pelaksana Tugas (Plt) yang akan ditunjuk sesuai aturan hingga terpilihnya Direktur Utama definitif melalui mekanisme RUPS.

Menariknya, tepat di hari pengunduran diri ini, IHSG menunjukkan tanda-tanda rebound dengan dibuka menguat ke level 8.308 dan terus merangkak naik pada sesi pagi.

SIMAK JUGA: Sudah Saatnya BEI Direformasi Total

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus lainnya di Google News. Dus, jika Anda ingin bekerjasama dengan kanal EduFulus, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*