Istana Kepresidenan Dibuka untuk Siswa: Misi Prabowo Bangun Cita-Cita Besar

Istana Kepresidenan, Istana Negara
Istana Kepresidenan (KalderaNews/Ist)
Sharing for Empowerment

Presiden Prabowo instruksikan Istana Kepresidenan terbuka bagi anak sekolah. Simak cara daftar dan fasilitas edukasi yang tersedia.

JAKARTA, KalderaNews.com – Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi menginstruksikan pembukaan pintu Istana Kepresidenan di seluruh Indonesia bagi anak-anak sekolah mulai Selasa (7/4/2026).

Kebijakan ini bukan sekadar kunjungan wisata biasa, melainkan bagian dari strategi besar pemerintah dalam investasi membangun generasi muda.

BACA JUGA:

Menurut Sekretaris Kabinet (Seskab), Letkol TNI Teddy Indra Wijaya, langkah ini diambil agar para siswa dapat mengenal lebih dekat simbol kepemimpinan bangsa dan terinspirasi untuk memiliki mimpi yang tinggi.

Mengenal Sejarah dan Konsep Pemerintahan Secara Langsung

Selama kunjungan, para siswa tidak hanya berkeliling melihat kemegahan arsitektur, tetapi juga diajak masuk ke ruang-ruang krusial, seperti:

  • Ruang Kerja Presiden: Tempat di mana keputusan strategis bangsa diambil.
  • Ruang Pelantikan Menteri: Lokasi bersejarah pengangkatan pejabat tinggi negara.
  • Ruang Tamu Negara: Tempat Presiden menyambut pemimpin dunia.

Selain melihat fisik bangunan, anak-anak akan diajak berdiskusi mengenai sejarah bangsa dan konsep dasar pemerintahan Indonesia. Tujuannya agar mereka memahami bagaimana negara dikelola dan menumbuhkan rasa patriotisme sejak dini.

Bagian dari Program Investasi Sumber Daya Manusia

Kebijakan pembukaan Istana ini berjalan beriringan dengan deretan program prioritas Presiden Prabowo lainnya untuk sektor pendidikan dan pemuda, di antaranya:

Program makan bergizi gratis.

Renovasi sekolah dan fasilitas sanasi (toilet).

Pemasangan TV digital untuk menunjang metode pembelajaran modern.

Pemberian insentif dan peningkatan kesejahteraan bagi guru.

Cara Pendaftaran Kunjungan Sekolah

Seluruh Istana Kepresidenan di Indonesia, baik yang berada di Jakarta maupun di luar Pulau Jawa, kini terbuka untuk dikunjungi. Berikut adalah mekanisme pendaftarannya:

  • Registrasi: Sekolah dapat mengajukan pendaftaran secara resmi melalui Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) atau kantor Sekretariat Kabinet (Setkab).
  • Seleksi & Penjadwalan: Mengingat tingginya antusiasme, akan dilakukan proses seleksi. Kunjungan rencananya akan dijadwalkan secara bergantian, sekitar satu hingga dua kali dalam seminggu.
  • Fasilitasi Luar Daerah: Pemerintah juga akan memfasilitasi sekolah-sekolah dari luar daerah atau luar Pulau Jawa untuk mendapatkan kesempatan yang sama mengunjungi Istana di Jakarta.

“Bapak Presiden ingin mereka melihat langsung, mendapatkan pengalaman, dan insya Allah memiliki cita-cita besar untuk bangsa ini,” pungkas Teddy.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*